Selebrita
6 Perjalanan Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti, Digelar Tanpa Restu Ortu, Dugaan KDRT
Inilah 6 perjalanan pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti, digelar tanpa restu ortu, dugaan KDRT.
Penulis: Ika Putri Bramasti Ixtiar Rahayu Ing Pambudhi
Editor: Ika Putri Bramasti
Ringkasan Berita:
- Publik kembali menoleh pada pernikahan singkat Aurelie dan Roby yang sejak awal memang menuai kontroversi.
- Pada Oktober 2011, Aurelie dan Roby menikah secara agama di sebuah gereja di Cibinong, Jawa Barat.
- Aurelie menyebut adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga, mulai dari tekanan mental, pembatasan aktivitas, hingga perlakuan kasar yang berdampak pada kondisi fisik dan psikisnya.
TRIBUNSTYLE.COM - Kisah pernikahan Aurelie Moeremans dengan Roby Tremonti kembali menyita perhatian publik seiring mencuatnya nama Roby dalam isu child grooming yang ramai diperbincangkan.
Sorotan ini semakin kuat setelah Aurelie merilis buku Broken Strings yang memuat pengalaman pahitnya di masa remaja dalam sebuah relasi yang kini ia sadari sebagai hubungan tidak sehat.
Walau tidak menyebut nama secara gamblang, cerita dalam buku tersebut memicu beragam spekulasi warganet.
Banyak yang menilai ada kesesuaian antara usia, rentang waktu kejadian, serta latar belakang hubungan Aurelie di masa lalu.
Dari sana, publik kembali menoleh pada pernikahan singkat Aurelie dan Roby yang sejak awal memang menuai kontroversi.
Hingga kini, kronologi pernikahan keduanya yang tak mendapat restu orang tua masih menjadi bahan perbincangan, terutama karena adanya perbedaan versi cerita dari masing-masing pihak.
Untuk memahami persoalan ini secara utuh, inilah 6 perjalanan pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti, digelar tanpa restu ortu, dugaan KDRT
Baca juga: Cara Ibu Joshua Selamatkan Aurelie Moeremans dari Ancaman Roby Tremonti di Buku Broken Strings
1. Awal kedekatan di lokasi syuting
Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti mulai saling mengenal pada 2009 ketika terlibat dalam satu proyek syuting.
Dari pertemuan tersebut, kedekatan mereka berkembang menjadi hubungan asmara. Namun, saat itu Aurelie masih berusia sangat muda.
Faktor usia inilah yang membuat orang tua Aurelie menentang keras hubungan tersebut.
Mereka menilai putrinya belum siap, baik secara usia maupun mental, untuk menjalani hubungan serius.
2. Penolakan keluarga hingga keterlibatan Lembaga Perlindungan Anak
Kekhawatiran keluarga semakin besar hingga ibunda Aurelie disebut meminta bantuan Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan Komnas Perlindungan Anak.
Meski demikian, hubungan Aurelie dan Roby tetap berlanjut meskipun tanpa restu orang tua.
3. Upaya menikah tanpa restu keluarga
Karena tidak mendapatkan persetujuan, Roby disebut berusaha mencari gereja yang bersedia menikahkan mereka tanpa kehadiran orang tua serta tanpa prosedur gereja yang lengkap.
Aurelie mengungkap bahwa Roby mendatangi banyak gereja dan mengeluarkan biaya besar sebelum akhirnya menemukan gereja di Cibinong yang bersedia melangsungkan pernikahan secara agama.
4. Pernikahan agama tanpa Pencatatan Negara
Pada Oktober 2011, Aurelie dan Roby menikah secara agama di sebuah gereja di Cibinong, Jawa Barat.
Pernikahan ini tidak dicatat secara sipil dan berlangsung tanpa kehadiran keluarga Aurelie.
Aurelie kemudian menggambarkan pernikahan tersebut terasa janggal karena dilakukan tanpa persiapan, tanpa pembekalan, serta tanpa dukungan orang tua.
5. Rumah tangga yang berakhir singkat
Pernikahan itu hanya bertahan sekitar 15 bulan. Pada Januari 2013, Aurelie memilih meninggalkan Roby dan kembali ke orang tuanya.
Sejak saat itu, keduanya menjalani kehidupan masing-masing, sementara kisah pernikahan mereka terus menyisakan tanda tanya di mata publik.
6. Dugaan kekerasan dalam rumah tangga
Bertahun-tahun setelahnya, muncul isu yang menyebut Aurelie pernah menyandang status janda.
Aurelie kemudian memberikan klarifikasi dengan menunjukkan surat resmi dari pihak gereja yang menyatakan dirinya tidak memiliki ikatan pernikahan atau Status Liber.
Ia menegaskan bahwa pernikahan tersebut tidak sah, sementara Roby tetap bersikukuh bahwa pernikahan mereka sah secara agama.
Aurelie juga mengungkap bahwa pernikahan itu tidak sepenuhnya dilakukan atas kehendaknya sendiri.
Ia mengaku berada dalam tekanan dan ancaman, sehingga merasa terpaksa menikah di usia yang masih sangat muda.
Kondisi tersebut membuatnya merasa kehilangan kendali atas hidupnya.
Selain itu, Aurelie menyebut adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga, mulai dari tekanan mental, pembatasan aktivitas, hingga perlakuan kasar yang berdampak pada kondisi fisik dan psikisnya.
Situasi inilah yang akhirnya mendorongnya memberanikan diri keluar dari pernikahan dan kembali ke keluarganya.
Di sisi lain, Roby membantah seluruh tudingan pemaksaan maupun kekerasan tersebut.
(TribunStyle.com/Ika Bramasti).
Baca artikel terhangat TribunStyle.com lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Threads TribunStyle.com
Sumber: TribunStyle.com
| Rahasia Alyssa Daguise Melahirkan Normal Tak Ada Robekan, Jadi Persalinan Impian Tanpa Dijahit |
|
|---|
| Anang-Ashanty Rayakan 15 Tahun Pernikahan dengan Berangkat Haji, Aurel Ingatkan Godaan Suami Istri |
|
|---|
| Ayahnya Pernah Tenarkan Nike Ardilla, Nasib Anak Deddy Dores Pilu, Jual Mata Demi Hidupi Keluarga |
|
|---|
| Profil Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting yang Punya Karier Mentereng, Sudah Direstui Ayah Ojak |
|
|---|
| Kepergok Gandengan dengan Politikus di Bioskop, Ayu Ting Ting Jawab Isu Punya Pacar Baru, Minta Doa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Inilah-6-perjalanan-pernikahan-Aurelie-Moeremans-dan-Roby-Tremonti.jpg)