Breaking News:

berita viral

Menkeu Bocorkan Strategi Baru Program MBG, Purbaya: Anggaran BGN Bisa Dipakai Lebih Efisiensi

Menteri Keuangan Purbaya ambil langkah efisiensi jilid lanjutan untuk program MBG, demi mewujudkan tata kelola anggaran yang jauh lebih presisi.

Tayang:
Editor: Sinta Darmastri
Instagram @menkeuri
MENKEU PURBAYA - Menteri Keuangan Purbaya ambil langkah efisiensi jilid lanjutan untuk program MBG, demi mewujudkan tata kelola anggaran yang jauh lebih presisi. 
Ringkasan Berita:
  • Menteri Keuangan Purbaya ambil langkah efisiensi jilid lanjutan untuk program MBG, demi mewujudkan tata kelola anggaran yang jauh lebih presisi
  • Di bawah komando langsung Presiden Prabowo Subianto, pemerintah sebelumnya bahkan telah sukses menekan pagu anggaran MBG secara signifikan
  • Dari perencanaan awal yang fantastis sebesar Rp 335 triliun, angka tersebut berhasil diciutkan menjadi Rp 268 triliun 

 

TRIBUNSTYLE.COM - Pemerintah kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga kesehatan fiskal negara. Strategi efisiensi besar-besaran kembali diterapkan pada program andalan nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG), demi mewujudkan tata kelola anggaran yang jauh lebih presisi dan tepat sasaran.

Langkah efisiensi jilid lanjutan ini ditegaskan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Hingga akhir April 2026, serapan anggaran untuk pemenuhan gizi anak sekolah ini tercatat telah menyentuh angka Rp 75 triliun, atau sekitar 22,4 persen dari total proyeksi kebutuhan tahunan.

“Penghematan-penghematan tertentu sesuai ketentuan Presiden sehingga dana BGN bisa dipakai lebih efisien. Nanti ada penghematan lebih lanjut,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026).

Rasionalisasi ini bukanlah langkah pertama yang diambil kabinet. Di bawah komando langsung Presiden Prabowo Subianto, pemerintah sebelumnya bahkan telah sukses menekan pagu anggaran MBG secara signifikan. Dari perencanaan awal yang fantastis sebesar Rp 335 triliun, angka tersebut berhasil diciutkan menjadi Rp 268 triliun demi menjaga keseimbangan neraca keuangan negara.

Baca juga: Mengapa Purbaya Tetap Santai & Tersenyum? Menkeu Pastikan Simulasi APBN & Subsidi Energi Tetap Aman

Transformasi Manajemen dan Skala Masif di Lapangan

Meskipun belum membeberkan secara detail pos anggaran mana saja yang akan kembali disisir, Purbaya menggaransi penuh bahwa pemotongan ini tidak akan mengurangi kualitas gizi yang dihidangkan ke meja belajar siswa. Fokus utama pemerintah saat ini adalah optimalisasi distribusi dan perbaikan sistem rantai pasok.

Dampak nyata program ini di lapangan sebenarnya sangat masif. Dengan serapan modal Rp 75 triliun di awal tahun saja, program MBG diklaim telah menjangkau 61,96 juta penerima manfaat di berbagai penjuru tanah air. Akselerasi gizi berskala raksasa ini bergerak aktif melalui sokongan 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar strategis.

Baca juga: Rupiah Tembus Rp17.600, Presiden Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja!

Presiden Benahi Tata Kelola, Publik Diminta Objektif

Melalui penataan ulang berkala ini, Menkeu meminta publik untuk melihat esensi program secara jernih dan objektif. Pemerintah justru sedang memperlihatkan komitmen transparansi yang tinggi dengan mengevaluasi secara ketat setiap rupiah yang mengalir, bukannya membiarkan anggaran bocor tanpa kendali.

"Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi, Presiden (Prabowo) sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang," jelas Purbaya.

Menutup penjelasannya, Purbaya menegaskan bahwa istana tidak pernah menutup kuping terhadap gelombang kritik dan masukan dari publik. Proses kalkulasi ulang akan terus berjalan secara dinamis agar program MBG melahirkan generasi emas, tanpa harus membebani ruang fiskal masa depan.

(TribunStyle.com/Kompas.com)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
MBGBGNPurbaya
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved