Breaking News:

berita viral

Gejolak Harga BBM Nonsubsidi, Puan Maharani Desak Pemerintah Transparansi: Harus Ada Keadilan!

Ketua DPR RI, Puan Maharani, secara tegas meminta pemerintah segera memberikan penjelasan terbuka mengenai alasan di balik kebijakan tersebut

Editor: Sinta Darmastri
Instagram @puanmaharaniri
PUAN BELA RAKYAT - Ketua DPR RI, Puan Maharani, secara tegas meminta pemerintah segera memberikan penjelasan terbuka mengenai alasan di balik kebijakan tersebut 
Ringkasan Berita:
  • Ketua DPR RI, Puan Maharani, secara tegas meminta pemerintah segera memberikan penjelasan terbuka mengenai alasan di balik kebijakan tersebut
  • Puan menekankan pentingnya transparansi agar tidak terjadi kegaduhan di lapisan masyarakat bawah
  • Puan menyoroti aspek keadilan bagi konsumen BBM nonsubsidi

 

TRIBUNSTYLE.COM - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang terjadi secara mendadak per 18 April 2026 memicu reaksi keras di tengah masyarakat. Tak hanya mengejutkan warga karena lonjakan harga yang tergolong tajam, kebijakan ini juga memantik perhatian serius dari Parlemen.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, secara tegas meminta pemerintah segera memberikan penjelasan terbuka mengenai alasan di balik kebijakan tersebut. Meski memahami tekanan geopolitik global yang tidak menentu, Puan menekankan pentingnya transparansi agar tidak terjadi kegaduhan di lapisan masyarakat bawah.

Keadilan dan Evaluasi Berkala

Dalam jumpa pers yang digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Selasa (21/4/2026), Puan menyoroti aspek keadilan bagi konsumen BBM nonsubsidi. Ia menegaskan bahwa publik berhak mendapatkan kepastian mengenai durasi kenaikan harga ini.

"Dengan sudah adanya kenaikan, adanya kenaikan harga BBM nonsubsidi, tentu saja harus ada keadilan. Dan diberikan penjelasan, kenapa harga tersebut naik dan sampai kapan? Dan apakah harga tersebut akan terus naik, ataukah tidak? Dan evaluasi ini tentu saja harus disampaikan secara berkala," ujar Puan.

Baca juga: Masyarakat Tahan Napas, Bahlil Lahadalia Isyaratkan Harga BBM Pertamax Berpotensi Ikut Naik

Antisipasi Dampak Geopolitik Global

Puan menyadari bahwa situasi dunia yang sedang tidak stabil memaksa pemerintah untuk sigap. Namun, ia mengingatkan bahwa masyarakat butuh panduan untuk memahami situasi yang terjadi, terutama terkait nasib konflik luar negeri yang memengaruhi pasokan energi global.

DPR pun secara resmi meminta pemerintah untuk memitigasi segala kemungkinan terburuk agar daya beli masyarakat tidak luluh lantak akibat efek domino kenaikan harga energi.

"Namun sebagai negara yang walaupun tidak secara langsung terimbas, kita harus siap mengantisipasi dan memitigasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi," imbuh Puan.

Baca juga: Harga BBM Non-Subsidi Naik, Bahlil Lahadalia Beri Sinyal Pertamax 92 Bisa Ikut Menyusul

Rincian Kenaikan Harga: Lonjakan hingga Rp 9.400

Warga di berbagai daerah dibuat terperangah saat melihat papan harga di SPBU. Pasalnya, selisih kenaikan kali ini dianggap sangat signifikan dibandingkan penyesuaian harga sebelum-sebelumnya.

Berikut adalah rincian perubahan harga BBM nonsubsidi yang berlaku saat ini:

  • Pertamax Turbo: Kini dibanderol Rp 19.400 per liter (naik tajam Rp 6.300 dari harga sebelumnya Rp 13.100).
  • Dexlite: Mengalami lonjakan Rp 9.400, dari Rp 14.200 menjadi Rp 23.600 per liter.
  • Pertamina Dex: Mengalami kenaikan serupa yakni Rp 9.400, sehingga kini menyentuh angka Rp 23.900 per liter.

Di tengah gempuran kenaikan tersebut, harga untuk jenis Pertamax terpantau masih stabil di angka Rp 12.300 per liter, dan Pertamax Green 95 bertahan di harga Rp 12.900 per liter. Langkah pemerintah mempertahankan harga Pertamax dinilai sebagai upaya untuk menjaga daya beli mayoritas masyarakat kelas menengah agar tidak terlalu terbebani.

(TribunStyle.com/Diolah dari artikel di Kompas.com)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
BBM Non SubsidiPuan MaharaniPemerintahBBMBBM naikharga BBM
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved