berita viral
Curhat Pramono Anung Ditegur Anak Sendiri Soal ARMY, Pilih Mengalah Soal Lokasi Konser BTS
Pramono Anung, menceritakan pengalamannya yang sempat diserbu protes setelah mengusulkan Jakarta International Stadium sebagai lokasi konser.
Editor: Sinta Darmastri
Ringkasan Berita:
- Pramono Anung, menceritakan pengalamannya yang sempat diserbu protes setelah mengusulkan Jakarta International Stadium sebagai lokasi konser
- Pramono menceritakan momen lucu saat anaknya, yang juga seorang ARMY
- Pramono memang sempat menyatakan ambisinya untuk menjadikan JIS sebagai panggung bagi BTS pada Desember 2026 mendatang
TRIBUNSTYLE.COM - Wacana konser mega bintang K-Pop, BTS, di Jakarta ternyata melahirkan drama kecil yang tak terduga. Bukan soal birokrasi, melainkan teguran keras dari para penggemar setia mereka, ARMY. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru-baru ini menceritakan pengalamannya yang sempat diserbu protes setelah mengusulkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai lokasi konser.
Ketika Sang Gubernur Menyerah pada ARMY
Dalam acara Halal Bihalal bersama Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB di Jakarta Pusat, Minggu (19/4/2026), Pramono berkelakar tentang bagaimana dirinya menjadi sasaran kritik para penggemar. Niat awalnya untuk membawa RM dkk ke JIS ternyata tidak disambut hangat oleh komunitas ARMY yang lebih menginginkan kenyamanan akses di pusat kota.
"Karena kemarin saya bilang saya mau BTS-nya main di JIS, waduh ARMY-nya marah semua sama saya. Dan anak saya juga ARMY kebetulan ‘Udah lah bapak biar mainnya di GBK aja,'" kata Pramono sambil tertawa.
Melihat reaksi yang begitu masif, Pramono pun memilih untuk tidak ambil pusing dan mengikuti keinginan publik. Ia menyatakan tidak keberatan jika pada akhirnya Gelora Bung Karno (GBK) yang dipilih menjadi saksi sejarah kembalinya BTS ke Indonesia.
Baca juga: Aksi Aldi Taher Datangi Balai Kota Jakarta, Pramono Anung Girang Diberi Burger, Interaksi Tuai Sorot
Ditegur Anak Sendiri di Pintu Kamar
Menariknya, protes tersebut tidak hanya datang dari media sosial, tapi juga dari dalam rumahnya sendiri. Pramono menceritakan momen lucu saat anaknya, yang juga seorang ARMY, sampai mengetuk pintu kamarnya hanya untuk memberikan peringatan agar sang ayah tidak terlalu jauh mencampuri urusan teknis konser.
"Anak saya juga ARMY, sampai saya bangun tidur diketok pintu saya 'Dad, ngapain ngurusin ARMY? Sudahlah biar yang ARMY bisa menikmati'. Saya bilang 'oke deh mulai hari ini bapakmu tidak statement lagi'. Jadi menyerahkan kepada Gusti Allah," ujarnya mengenang momen tersebut.
JIS vs GBK: Tantangan Akses yang Belum Usai
Sebelumnya, pada Kamis (16/4/2026), Pramono memang sempat menyatakan ambisinya untuk menjadikan JIS sebagai panggung bagi BTS pada Desember 2026 mendatang. Baginya, menyelenggarakan konser sebesar BTS di JIS adalah sebuah tantangan infrastruktur yang ingin ia taklukkan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebenarnya sedang berupaya keras membenahi JIS, mulai dari:
- Konektivitas KRL: Membangun jalur yang langsung terhubung ke area stadion.
- Integrasi Ancol: Menghubungkan kawasan JIS dengan Ancol sebagai solusi lahan parkir.
- Transportasi Umum: Memperkuat akses agar penonton tidak terjebak macet.
Namun, menyadari bahwa kenyamanan penonton adalah prioritas utama, Pramono kini memilih untuk menyerahkan seluruh keputusan lokasi kepada pihak promotor.
Baca juga: Viral Aksi Jungkook & V BTS Ikut Tren Viral Aura Farming Pacu Jalur, Bikin ARMY Indonesia Heboh
Suara Penggemar Adalah Kunci
Meski JIS terus bersolek dengan janji kemudahan akses transportasi di masa depan, suara ARMY tampaknya lebih condong ke arah GBK yang dianggap lebih mapan secara infrastruktur saat ini. Dengan sikap rendah hati, sang Gubernur kini memilih untuk menjadi pendukung di balik layar dan membiarkan para ahli serta para penggemar menentukan di mana panggung terbaik untuk sang idola.
Jadi, menurut kalian, apakah BTS lebih cocok mengguncang JIS yang modern atau GBK yang bersejarah?
(TribunStyle.com/Diolah dari artikel di Kompas.com)
Sumber: TribunStyle.com
| Benarkah Siswa SMA 7 Kerinci Jambi Tolak Ratusan Porsi MBG? Pihak Sekolah: Bukan Menolak, Tapi Sisa |
|
|---|
| Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun Nus Kei Gugur dalam Penikaman Misterius, Golkar Tuntut Keadilan |
|
|---|
| Profil Nus Kei Ketua DPD Golkar Maluku dan Detik-Detik Terakhirnya di Pintu Keluar Bandara |
|
|---|
| Jusuf Kalla Beri Pesan ke Jokowi Perihal Ijazah: Sebagai Orang Lebih Senior, Saya Hanya Menasihati |
|
|---|
| Diisukan Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Resmi Laporkan Akun Penyebar Hoaks ke Polisi: Hoax dan Fitnah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pramono-family.jpg)