Breaking News:

berita viral

Target Zero Kesalahan, Zulhas Tekan Standar Ketat Demi Masa Depan Anak di Program MBG

Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kelalaian dalam agenda besar program MBG untuk masa depan anak bangsa.

Editor: Sinta Darmastri
Instagram @zul.hasan
ZULKIFLI HASAN MBG - Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kelalaian dalam agenda besar program MBG untuk masa depan anak bangsa. 
Ringkasan Berita:
  • Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kelalaian dalam agenda besar program MBG untuk masa depan anak bangsa
  • Munculnya berbagai persoalan di beberapa daerah menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan
  • Saat ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah tersebar luas, namun keberagaman kualitas masih menjadi pekerjaan rumah

 

TRIBUNSTYLE.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki fase krusial dalam perjalanannya menjangkau puluhan juta anak di seluruh pelosok negeri. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kelalaian dalam agenda besar ini. Pesan ini disampaikan secara lugas saat melantik pengurus DPW Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Jawa Timur, Kamis (9/4/2026).

Pria yang akrab disapa Zulhas ini menyadari bahwa dengan skala program yang sangat masif, tantangan di lapangan bukanlah perkara mudah. Munculnya berbagai persoalan di beberapa daerah menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan dan menyatukan standar kualitas.

“Kita tidak ingin ada satu anak pun yang menjadi masalah. Kita ingin sempurna, menuju ke sana. Karena kalau satu kena, itu anak-anak kita,” ujar Zulhas dengan nada penuh penekanan.

Baca juga: Menkeu Purbaya Unggul di Survei IPO, Saingi AHY dan Zulhas di Daftar Menteri Terbaik 2025

Standar Tunggal untuk Ribuan Dapur

Saat ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah tersebar luas, namun keberagaman kualitas masih menjadi pekerjaan rumah. Zulhas mengungkapkan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) tengah meramu aturan yang lebih rigid agar seluruh penyedia makanan memiliki frekuensi yang sama, mulai dari komposisi nutrisi hingga Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Aturan ini bukan sekadar formalitas. Fasilitas yang kedapatan bermain-main dengan prosedur atau mengabaikan kebersihan terancam sanksi berat, bahkan penutupan sementara. Hal ini dilakukan demi menjamin setiap porsi makanan yang sampai ke tangan anak-anak adalah hidangan yang aman dan bermutu tinggi.

Baca juga: Buntut Kontroversi Dapur MBG di Samping TPS Sampah, Izin SPPG Cakung Timur Resmi Dicabut!

Sinergi Lintas Lini dan Peran Strategis GAPEMBI

Pengawasan program ini pun kini tidak lagi bersifat sentralistik. Zulhas memastikan bahwa mata dan telinga pemerintah akan hadir hingga tingkat desa, melibatkan tenaga kesehatan serta pemerintah daerah. “Penanggung jawab utama BGN, tapi pengawasan segala macam itu sekarang semua ikut,” tuturnya.

Dalam konteks inilah, GAPEMBI Jawa Timur diharapkan hadir sebagai "tangan kanan" pemerintah. Sebagai mitra strategis, organisasi ini memiliki tugas berat untuk mempercepat pembinaan para pelaku usaha di wilayahnya agar selaras dengan visi pusat.

Gayung bersambut, Ketua DPW GAPEMBI Jawa Timur, Makhrus Sholeh, menyatakan komitmennya untuk mengejar target tanpa cela di lapangan. Pihaknya berencana membentuk kepengurusan hingga tingkat kabupaten/kota demi memastikan operasional dapur berjalan efektif.

“Kami akan berkolaborasi dengan BGN, memastikan semua penerima manfaat benar-benar sesuai harapan. Kita targetnya zero kesalahan di lapangan,” pungkas Makhrus optimis.

(TribunStyle.com/Kompas.com)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Zulkifli HasanMBGanak
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved