berita viral
Waspada! Alasan Korea Selatan Terbitkan Peringatan Keamanan bagi Warganya yang Berlibur ke Bali
Kedutaan Besarnya di Indonesia, Korea Selatan secara resmi merilis imbauan agar warganya lebih meningkatkan kewaspadaan saat menginjakkan kaki di Bali
Editor: Sinta Darmastri
Ringkasan Berita:
- Kedutaan Besarnya di Indonesia, Korea Selatan secara resmi merilis imbauan agar warganya lebih meningkatkan kewaspadaan saat menginjakkan kaki di Bali
- Mereka menyoroti tren peningkatan kriminalitas yang menyasar pelancong internasional di titik-titik populer Bali
- Kadispar Bali, I Wayan Sumarajaya, menyatakan bahwa pihaknya menghargai langkah protektif yang diambil oleh Kedubes Korea Selatan terhadap warga negaranya
TRIBUNTRENDS.COM - Destinasi favorit wisatawan dunia, Pulau Dewata, tengah mendapat sorotan tajam dari Pemerintah Korea Selatan. Melalui Kedutaan Besarnya di Indonesia, Korea Selatan secara resmi merilis imbauan agar warganya lebih meningkatkan kewaspadaan saat menginjakkan kaki di Bali.
Peringatan ini pertama kali disiarkan pada Rabu (1/4/2026) dan terus diperbarui hingga Jumat (3/4/2026) menyusul rentetan insiden yang meresahkan.
Alasan di Balik Peringatan Keamanan
Pihak Kedubes Korea Selatan tidak main-main dalam memberikan peringatan ini. Mereka menyoroti tren peningkatan kriminalitas yang menyasar pelancong internasional di titik-titik populer Bali.
"Mengingat meningkatnya kejahatan kekerasan yang menargetkan warga asing, seperti pembunuhan, penyerangan seksual, dan pelecehan seksual, di destinasi wisata populer di Bali akhir-akhir ini, kami meminta warga negara Korea yang berkunjung ke Bali untuk lebih berhati-hati terkait keselamatan pribadi mereka," bunyi imbauan resmi tersebut yang dikutip pada Selasa (7/4/2026).
Tak hanya itu, catatan Kedubes bahkan merinci beberapa kasus kriminalitas berat yang menimpa turis asing, mulai dari dugaan penculikan hingga kekerasan fisik yang ekstrem. Ketimpangan antara membludaknya jumlah wisatawan dengan pengawasan keamanan di lapangan menjadi poin utama yang dikritisi oleh Pemerintah Korea Selatan.
Baca juga: Turis Belanda Tewas Ditusuk di Kerobokan Bali, Polisi Buru Dua Pelaku
Respons Pemerintah Bali: Tetap Hormati Keputusan Diplomatik
Kabar ini tentu menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Bali. Mengingat, Korea Selatan merupakan salah satu dari lima besar penyumbang turis terbanyak ke Pulau Dewata, bersaing dengan Australia dan China.
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Bali, I Wayan Sumarajaya, menyatakan bahwa pihaknya menghargai langkah protektif yang diambil oleh Kedubes Korea Selatan terhadap warga negaranya.
"Bila ada beberapa info atau masalah keamanan, wajar jika mereka menghimbau warganya, sebagai antisipasi agar warga negaranya selalu berhati hati sebagai tanggung jawab perwakilan sebuah negara terhadap warga negaranya," tutur Wayan saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: Tak Hanya di Bali, Solo Punya Pura Indra Prasta, Simpan Tradisi Unik hingga Rahasia Pintu Terlarang
Langkah Preventif dan Pemulihan Kondisi
Menanggapi situasi ini, Dinas Pariwisata Bali tidak tinggal diam. Wayan menegaskan bahwa koordinasi dengan pihak kepolisian dan otoritas keamanan terus dilakukan untuk memastikan setiap kasus kekerasan diproses secara hukum.
"Kami bersama-sama aparat terkait akan selalu menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berada di Bali, serta berupaya melakukan upaya preventif," tambahnya.
Meski saat ini tengah berfokus mengembalikan situasi agar kembali kondusif bagi turis asal Negeri Ginseng, Bali tetap membuka pintu lebar bagi pelancong dari Australia, kawasan Asia lainnya, hingga Eropa guna menjaga denyut nadi pariwisata tetap berdetak kencang.
(TribunStyle.com/Diolah dari artikel di Kompas.com)
Sumber: TribunStyle.com
| Sengkarut Motor Listrik Badan Gizi Nasional, Kemenkeu: Enggak Tahu, Nanti Saya Akan Cek Lagi |
|
|---|
| Respon KAI Commuter usai Penumpang Nekat Masuk KRL yang Penuh: Sangat Menyayangkan Atas Kejadian Itu |
|
|---|
| Chaos di Peron Manggarai, Penumpang Nekat Masuk KRL yang Penuh, Bikin Geram saat Tarik Topi Petugas! |
|
|---|
| Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Hingga Akhir 2026, Purbaya: Masyarakat Tak Usah Ribut & Takut |
|
|---|
| Pernikahan Maut di Cikumpay, Bupati Purwakarta Perketat Izin Hajatan: Menjamin Keamanan & Ketertiban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/wisata-balii.jpg)