Tren Surrogate mother untuk Punya Anak seperti Istri Nick Jonas
Surrogate mother menjadi salah satu alternatif pilihan bagi para perempuan yang mempunyai kontraindikasi hamil.
Editor: Vincentius Haru Pamungkas
TRIBUNNEWS.COM - Sejak pasangan artis Nick Jonas dan Priyanka Chopra mengumumkan lahirnya anak mereka yang pertama, ada salah satu topik pembicaraan yang menjadi hype yaitu surrogate mother.
Surrogate mother biasa disebut ibu pengganti dan menjadi bidang kontroversial. Bahkan topik ini masuk dalam dunia perfilman, film bertema surrogate mother pun meraih rasa penasaran banyak orang.
Apa itu surrogate mother?
Pasangan selebriti tersebut diketahui memakai metode yang tidak biasa yaitu surrogate mother dalam menyambut lahirnya anak mereka. Sebenarnya istilah satu ini jarang terdengar kalau di Indonesia, alasannya karena terdapat larangan diberlakukan untuk metode tersebut. Tapi uniknya metode ini biasa dilakukan untuk beberapa negara.
Salah satunya negara di Asia yang biasa menerapkan metode surrogate mother yaitu India. Ada pun maksud dari metode ini karena tidak dapat menghasilkan anak memakai cara yang alami atau seperti biasanya. Surrogate mother menjadi salah satu alternatif pilihan bagi para perempuan yang mempunyai kontraindikasi hamil.
Baca juga: Selamat! Priyanka Chopra dan Nick Jonas Sambut Anak Pertama, Lahir Lewat Ibu Pengganti
Namun, di ada seorang wanita asal Jawa Barat yang mengklaim telah menjadi ibu pengganti beberapa kali melalui agensi luar negeri. Praktik ini dilakukan di luar negeri dan wanita tersebut mendapat bayaran mencapai Rp 750 juta atau 50000 dollar per kehamilan surogasi.
Terdapat berbagai macam masalah medis yang membuat seorang perempuan tidak bisa mengalami kehamilan seperti wanita lainnya. Lalu mereka harus meminjam rahim wanita lain supaya tetap bisa mempunyai sosok keturunan.
Terdapat berbagai perjanjian untuk surrogate mother seperti persetujuan wanita terkait yang menjalani kehamilan anak untuk orang lain. Kamu bisa mengetahui kasus seperti ini lebih jelasnya lewat film tema surrogate mother.
Mengenal 2 Jenis Sewa Rahim
Saat melakukan metode surrogate mother, akan melibatkan pasangan beserta satu perempuan lain. Perempuan tersebut akan bersedia menjadi sosok ibu pengganti melalui berbagai syarat tertentu.
Perempuan tersebut menyewakan rahim untuk pasangan lain yang bertujuan memiliki keturunan, tapi tidak bisa karena kendala tertentu terutama masalah medis. Terdapat dua macam surrogate untuk dilakukan, berikut kedua macam surrogate mother tersebut:
- Gestational surrogacy
Jenis surrogate satu ini berarti hanya sewa rahim. Kalau kita bahas dalam dunia medis, meminjamkan rahim biasa dikenal dengan yang namanya fertilisasi-in-vitro. Maksudnya adalah pembuahan memakai tabung petri, petugas medis akan melakukan beberapa prosedur yang aman.
Pada kasus gestational, kehamilan bisa terjadi karena pemindahan embrio dari "bayi tabung" atau IVF memakai cara-cara tertentu. Pada akhirnya anak yang lahir tidak berhubungan secara genetik dengan inangnya atau si "ibu pengganti".
- Genetic surrogacy
Beda lagi dengan jenis genetic, sang pengganti hamil secara artifisial atau alami, sementara anak yang akan lahir mempunyai keterkaitan atau hubungan genetik dengannya. Kalau kita lihat di negara lain seperti Amerika Serikat, perlakuan gestational surrogacy tergolong lebih umum dibandingkan genetic surrogacy.
Selain itu, secara hukum juga dianggap tidak terlalu kompleks metode surrogacy tersebut. Genetic surrogacy bisa dibilang sewa rahim bersama sel telurnya.
Baca juga: Rahasia Tubuh Seksi Priyanka Chopra, Istri Nick Jonas Tak Perlu Menahan Lapar Karena Diet Ketat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/priyanka-chopra-bersama-sang-suami-nick-jonas.jpg)