Berita Viral
WASPADA! Modus Baru Pencurian Data Lewat Juice Jacking, Seperti Apa? KAI Pastikan Keamanan Penumpang
Heboh modus pencurian data pribadi juice jacking di charging sation tempat umum, seperti apa cara kerjanya? Waspadai hal ini!
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Modus pencurian data pribadi juice jacking jadi sorotan, seperti apa cara kerjanya?
Baru-baru ini Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin membagikan informasi terkait modus pencurian data melalui charging station yang kerap disediakan di ruang-ruang publik.
Ia meyoroti charging station yang berada di tempat umum seperti di bandara, stasiun, dan pelabuhan.
Namun, tidak semua charging station bisa diretas oleh pelaku kejahatan, hanya charging station yang menyediakan kabel USB yang bisa disusupi oleh peretas.
Lantas seperti apa modus pencurian data pribadi ini?
Baca juga: Lindungi Pencurian Data Pribadi, Inilah Alat Pendeteksi Spyware Pegasus di iOS dan Android, Gratis!
"Jadi di tempat-tempat bapak ibu biasa suka lihat ya di bandara, di pelabuhan, tempat-tempat piknik, suka ada charging station tempat kita charge yang udah ada kabelnya dikasih sama mereka," kata Puteri dalam video yang diunggah di akun Instagram-nya.
Modus pencurian data pribadi ini disebut juice jacking, di mana ada semacam komputer atau perangkat pintar lain yang dihubungkan melalui kabel USB ke gadget milik pengguna.
Begitu kabel USB dan gadget tersambung maka gadget otomatis tersambung juga ke perangkat lain sehingga kedua perangkat bisa berbagi informasi.
Singkatnya, selama proses pengisian daya, kabel USB membuka jalur ke gadget yang kemudian bisa dieksploitasi oleh penjahat siber.
"Jadi di Amerika kejadian, ternyata hacker udah bisa masukin virus ke dalam kabel itu. Ketika kita colokin ke HP kita, nanti mereka dapat akses ke semua data pribadi yang ada di HP kita, ini juga termasuk mobile banking kita. Jadi kalau mereka dapat akses, mereka bisa menguras isi rekeningnya Bapak Ibu," jelas Puteri.
Untuk itu, Puteri meminta masyarakat untuk berhati-hati saat memanfaatkan fasilitas publik dan meminta untuk menghindari charging station umum berbentuk USB port.
Jika memang perlu mengecas, Puteri bilang, masyarakat diminta untuk mencari stop kontak serta menggunakan adaptor dan kabel USB sendiri.
"Jadi saya berpesan, Bapak Ibu, hati-hati. Jangan sampai menyesal. Bawa charger-an sendiri, kalau misalnya HP-nya nanti habis, apa pun yang disediakan di situ kita harus berhati-hati dalam pemakaiannya sebelum kita menyesal," imbau Puteri.
KAI minta pengguna jasanya tak khawatir
Saat dikonfirmasi Kompas.com, VP Public Relations KAI Joni Martinus memastikan charger station yang tersedia di stasiun kereta api ataupun di kereta api bebas dari modus pencurian data tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/seorang-pelajar-mengisi-daya-ponselnya-di-charger-station.jpg)