Mantap! Universitas di Denmark Buka Mata Kuliah "Beyonce", Alasannya Sangat Unik
Sepertinya dampak Beyonce tak hanya dalam industri musik, tapi juga merembet ke dunia pendidikan.
Penulis: Burhanudin Ghafar Rahman
Editor: Desi Kris
TRIBUNSTYLE.COM - Sepertinya dampak Beyonce tak hanya dalam industri musik, tapi juga merembet ke dunia pendidikan.
Baru-baru ini dirinya akan dijadikan mata kuliah.
Awalnya sebuah universitas di Denmark membuka mata kuliah berdasarkan perjalanan hidup Beyonce.
Menurut tayangan TV2, Denmark, 75 siswa telah mendaftarkan diri.
• Sakit Hati, Pria Ini Nekat Bakar Gedung Universitas Malikussaleh Aceh, Begini Kronologinya
Diberitakan, besar sekali minat terhadap mata kuliah berjudul Beyonce, Gender and Race.
Sehingga University of Copenhagen harus memindahkan kelas mata kuliah tersebut ke ruang yang lebih besar.
Profesor Erik Steinskog mengatakan bahwa dia akan mempresentasikan lirik lagu, video, dan penampilan Beyonce itu ke para mahasiswa.
Kami akan menganalisis lagu-lagunya dan video-video musiknya," ujar Steinskog.
"Akan ada fokus di gender, seksualitas, dan ras," sambungnya.
"Salah satu tujuannya adalah untuk memperkenalkan pemikiran feminis kulit hitam, yang tidak begitu dikenal di Skandinavia," ujarnya pula.
"Memahami Beyonce penting dalam memahami dunia yang kita tinggali saat ini. (Dia) adalah salah satu artis pop terbesar saat ini, yang membuatnya penting dalam sebuah analisis era kontemporer," imbuhnya.
Dibalik memutuskan pembuatan mata kuliah tersebut, karena Profesor Steinskog mengaku bahwa dia seorang penggemar Beyonce.
Dia mengatakan bahwa Beyonce merupakan indikator yang bagus untuk menentukan arah musik pop.
"Beyonce seorang feminis kontroversial, yang membuat hal itu penting. Dia membuat kita berpikir apa artinya menjadi seorang feminis atau apa yang bisa dicapai dengan menjadi feminis, tetapi feminismenya diarahkan ke para penonton nonakademik," tutur Steinskog.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/beyonce_20160831_222038.jpg)