Kaleidoskop 2016
Jangan Sampai Terulang, ini dia 3 Diet Terburuk di Tahun 2016
Ketahui apa saja diet yang dianggap terburuk di tahun 2016 ini agar tak terulang di tahun berikutnya!
Editor: Indan Kurnia Efendi
TRIBUNSTYLE.COM - Apakah Anda termasuk orang yang sering mencoba diet baru dan diklaim memberi hasil instan?
Setiap tahun bermunculan metode diet terbaru, tetapi Anda harus bijaksana memilihnya karena tidak semua aman.
Beberapa jenis diet mengharuskan kita berpantang beberapa jenis makanan dan memperbanyak bahan makanan tertentu.
Diet seperti ini biasanya dalam jangka panjang akan membuat kekurangan gizi karena kita hanya mengasup makanan yang itu-itu saja.
Ketahui apa saja diet yang dianggap terburuk di tahun 2016 ini, seperti dilansir dari MedicalDaily:
- diet lemon
diet yang berlangsung selama 10 hari ini sebenarnya memang bisa memberikan hasil penurunan berat badan secara cepat.
diet lemon bisa dilakukan dengan mengonsumsi ramuan dari air, perasan lemon, cabai merah, dan sirup maple.
Meski pada awalnya ditujukan sebagai program detoksifikasi, tetapi banyak orang yang malah menerapkannya untuk menurunkan berat badan.
Walau memberi hasil instan, sayangnya diet lemon ini akan membuat berat badan kembali naik setelah program diet selesai.
- diet sup kol
diet ini juga dianggap sebagai cara untuk membersihkan tubuh dari toksin.
Selama satu minggu kita diminta mengurangi pola makan dengan memperbanyak asupan sup kol atau kembang kol dan hanya boleh minum air putih.
"Hanya mengonsumsi makanan tertentu saja dalam beberapa waktu adalah cara tidak sehat untuk langsing. Sayuran memiliki kalori yang rendah sehingga bisa membuat metabolisme jadi lambat," kata Erin Palinski-Wade, ahli gizi.
- diet jus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/diet_20160905_182512.jpg)