Berita Viral

Istri Kabur dengan Pria Lain, Pria Ini Nangis di Jalan Membawa Anaknya, Faktanya Membuatnya Dicibir

Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Amirul Muttaqin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pria di China menangis di jalan membawa anak setelah ditinggal istri kabur dengan pria lain.

TRIBUNSTYLE.COM - Banyak orang, ketika mempunyai sesuatu, mereka tidak tahu bagaimana cara menghargainya.

Setelah kehilangan, barulah mereka tahu betapa berharganya hal itu.

Dilansir Eva.vn pada 7 Januari 2024, baru-baru ini, sebuah kejadian yang terjadi di jalanan provinsi Guangzhou, China menyedot banyak perhatian.

Baca juga: Minimal Modal Dong! Pria Kepergok Selingkuh dengan Mahasiswi, Kencannya Pakai Mobil Istri: Enak?

Menurut laporan, ada seorang pria yang mengalami syok ketika istrinya melarikan diri dengan pria lain selama lebih dari sebulan tanpa jejak.

Dia memeluk anaknya sambil berbaring di jalan sambil menangis, menarik banyak orang yang penasaran untuk menonton.

Ada banyak pejalan kaki yang berjalan mondar-mandir di jalan.

Mereka hanya mengamati dan tidak bergerak maju, bukan karena ketidakpedulian tetapi karena mereka tidak mengetahui secara spesifik situasinya.

Sesaat kemudian, petugas polisi muncul.

Setelah proses interogasi, semua orang mengetahui kebenaran tentang pria ini.

Ternyata istrinya diam-diam melarikan diri bersama pria lain, sehingga mustahil baginya untuk menemukannya.

Menghadapi situasi seperti itu, polisi menyarankan pria tersebut untuk segera membawa pulang anak-anaknya dan kemudian mencari istrinya.

Berada di jalan seperti itu berbahaya dan mengganggu lalu lintas.

Namun terlepas dari bujukan polisi, tidak lama kemudian, dia kembali ke jalan, berbaring di tanah, menatap ke langit dan menangis dengan keras.

Ternyata dalam keluarga, pria ini sangat dipengaruhi oleh orang tuanya.

Bahkan ketika dia dewasa dan memulai keluarga sendiri, orang tuanya masih ikut campur dalam pernikahannya.

Pria di China menangis di jalan membawa anak setelah ditinggal istri kabur dengan pria lain. (Eva.vn)

Pria itu sendiri sudah terbiasa bergantung pada orang tuanya, sehingga dia menganggap apa pun yang mereka katakan adalah benar.

Bagi seorang wanita, berada dalam keluarga yang suaminya tidak menghargai dirinya dan orang tuanya yang selalu menentang bukanlah hal yang mudah.

Pasangan itu keluar untuk bekerja bersama tetapi tetap tidak bisa lepas dari gangguan.

Hubungan pasangan semakin penuh konflik.

Suatu hari, sepulang kerja, pria tersebut menemukan istrinya tidak ada di rumah, hanya ada dua anak mereka.

Pakaian istrinya lenyap, dan dia tidak dapat menghubunginya, jadi dia mencoba mencari kemana saja istrinya pergi.

Namun, ia masih belum mendapat kabar apapun dari istrinya.

Demi membuat istrinya muncul dan kembali, pria ini akhirnya harus melakukan hal tersebut.

Pria percaya bahwa ketika istrinya melihat dia dan anaknya seperti itu, meski tidak lagi memiliki perasaan, wanita itu tetap merasa kasihan pada anak tersebut.

Setelah mendengarkan pria itu menceritakan masalahnya, semua orang berpikir bahwa bagi orang seperti dia, akan aneh jika istrinya bersedia tinggal bersamanya selama bertahun-tahun lagi.

Baca juga: 12 Tahun Menikah Belum Punya Momongan, Istri Izinkan Suami Poligami, Anggap Madu Sebagai Adik

Pria di China menangis di jalan membawa anak setelah ditinggal istri kabur dengan pria lain. (Eva.vn)

Mengetahui kejadian tersebut, warganet pun menunjukkan pemahaman terhadap situasi sang istri.

“Jika saya menikah dan bertemu pria seperti itu, menurut saya semakin cepat saya bercerai, semakin baik. Apakah laki-laki yang sudah menikah masih anak ibunya?
Dalam hubunganku, aku tidak akan membiarkan orang tuaku mengarahkan dan ikut campur terlalu dalam."

“Pria ini terlihat menyedihkan pada pandangan pertama, tapi pada akhirnya, itu salahnya sendiri. Jika dia tidak mendengarkan desakan orang tuanya dan lebih
memperhatikan istrinya, dia tidak akan berakhir seperti ini."

"Pantas! Bahkan cara yang dia lakukan untuk mendapatkan istrinya kembali sudah cukup untuk menunjukkan orang seperti apa dia. Kenyataannya tidak banyak orang yang seperti itu di masyarakat ini, mereka kelihatannya sudah dewasa tapi sebenarnya "masih menyusu ibunya".

“Orang tua selalu menginginkan hal yang baik untuk anaknya, tapi hanya anak sendiri yang tahu apa yang benar-benar baik untuk dirinya. Setiap orang harus
bertanggung jawab atas tindakannya sendiri."

(TribunStyle/ Amr)

Baca artikel lainnya terkait berita viral