TRIBUNSTYLE.COM - Cuaca panas di Semarang, Jawa Tengah tengah menjadi perbincangan hangat.
Pasalnya, cuaca ekstrem tersebut sampai membuat traffic cone yang dipasang di tengah jalan meleyot.
Kepala Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Iis Widya Harmoko menyebut cuaca panas tersebut belum seberapa.
Kota Semarang Jawa Tengah sedang dilanda cuaca panas ekstrem.
Di media sosial, terekam video yang memperlihatkan traffic cone di jalanan Kota Semarang yang meleyot.
Traffic cone tersebut meleyot bukan karena ulah manusia.
Baca juga: DETIK-DETIK 4 Mobil Terbakar di Banjarbaru, Diduga Karena Cuaca Panas Ekstrem, Kendaraan Hangus
Melainkan karena tak kuat menahan panas yang melanda Kota Atlas.
Jika dilihat dari lokasi video, peristiwa tersebut sepertinya terjadi di kawasan Tembalang.
Video tersebut banyak mendapat komentar dari netizen.
@BWoodpacker_, "Waduh bisa gitu ya, Pernah baca ketahanan traffic cone terhadap suhu panas dan dingin sangat tinggi jika memang produk standar berarti panasnya sangat ekstrim ya, Semoga tidak ada dampak buruk bagi masyarakat dan semoga bukan barang properti acara hiburan."
@anonimpeoplle "Traffic cone nya belum disemangatin ayang kali."
@reinhardmikha, "pasti belinya pas lagi flash sale."
@canisiusandrew, "Permisi, saya yang motoran 15 menit cuma lupa gak pake sarung tangan, tangan udah belang cooooy."
@k4aaay, "Sepanas itu kah? Menurut gua Surabaya masih juara panasnya."
Baca juga: GAYA Anak Muda Vietnam di Tengah Cuaca Panas, Para Gadis Pede Pakai Busana Minim dan Kelewat Seksi
Bulan September Lebih Panas Lagi
Kepala Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Iis Widya Harmoko membenarkan cuaca memang sedang panas, namun belum tergolong ekstrem.
"Suhu (Kota Semarang) memang panas, tapi ini belum seberapa."
"Pengukuran 34-35 derajat Celcius di bulan Agustus ini, belum sampai mencapai 36 derajat Celcius," kata Iis Widya Harmoko melalui telepon, Selasa 22 Agustus 2023.
Dia menambahkan cuaca bisa semakin panas ketika bulan berikutnya.
"Kalau mau dibandingkan bulan berikutnya bakal lebih panas lagi," imbuhnya.
Iis Widya Harmoko menyebut cuaca bakal semakin panas di bulan November 2023.
Suhu diperkirakan bisa mencapai antara 37-38 derajat Celcius.
"Suhu Kota Semarang pernah meningkat di puncak tertinggi yakni 39,5 derajat Celcius pada tahun 2015 dan 39,4 di tahun 2019. Itu memang tahun Elnino," ungkap Iis Widya Harmoko.
Baca juga: WASPADA Puncak Musim Kemarau Ekstrem Terdampak El Nino, Lebih Kering, Desember Masih Panas?
Bencana Kekeringan
Diberitakan sebelumnya, kekeringan di Jawa Tengah diprediksi mencapai puncaknya pada September mendatang.
Oleh karena itu, Polda Jateng dan Pemerintah Provinsi berkolaborasi menyiapkan skema penangaan.
"Kalau kami dari Polda Jateng sudah memetakan (daerah rawan kekeringan ) di masing-masing Polres dikendalikan Karoops (Kepala Biro Operasi)," ujar Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi kepada Tribun di sela kegiatan tanam pohon di Waduk Jatibarang, Rabu (23/8/2023).
Ia menyebut, sudah melakukan kegiatan preemtif dan preventif dalam menghadapi kekeringan.
Terutama potensi kebakaran dan kekurangan air bersih.
"Kami segera dalam Minggu ini melakukan kegiatan (distribusi air bersih) di masing-masing kabupaten dilakukan," paparnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, telah menyiapkan anggaran Rp52 miliar dalam atasi kendala kekeringan.
Sebab, informasi BMKG sampai bulan September 2023 wilayah Jateng alami puncak kekeringan.
Kemudian wilayah Jateng yang masuk daftar hitam alias paling terdampak yakni kabupaten Wonogiri.
"Masih terkendali semua. Hanya saja info BMKG paling hitam di Wonogiri tapi sampai saat ini masih terkendali semua," tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga memastikan stok pangan cukup.
Sedangkan daerah yang alami kekurangan air bersih sudah disuplai air bersih dari Dinas Pekerjaan Umum dan BPBD.
"Selepas September semoga hujan agar dampak (kekeringan) tidak parah," tandasnya.
DETIK-DETIK 4 Mobil Terbakar di Banjarbaru, Diduga Karena Cuaca Panas Ekstrem, Kendaraan Hangus
Viral video detik-detik 4 mobil hangus terbakar diduga karena cuaca panas ekstrem, kendaraan hangus.
Media sosial dihebohkan dengan video 4 mobil terbakar secara bersamaan.
Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu 23 April 2023 sekitar pukul 12.00 WITA, di parkiran The Breeze Waterpark Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan.
Diduga mobil tersebut terbakar akibat pantulan sinar matahari yang membakar aksesoris mobil.
Baca juga: VIRAL Bocah Dilatih Nyetir Mobil, Tidak Takut Ketahuan Polisi: Mereka Teman-temanku
Kronologi kejadian
Api pertama kali diketahui oleh pihak security The Breeze Waterpark.
Kemudian pihak Brezee Waterpark mengumumkan melalui pengeras suara agar pemilik mobil segera mengevakuasi mobilnya.
Api pertama kali muncul di mobil Honda Brio di bagian dashboard mobil.
Kemudian api menjalar ke mobil Mitsubishi Xpander, Toyota Ertiga, dan Toyota Agya.
Polres Banjarbaru langsung melakukan evakuasi terhadap mobil yang dilalap api.
Upaya pemadaman sempat dilakukan menggunakan Apar sebanyak 3 (tiga) buah milik The Breeze Waterpark.
Sayangnya upaya tersebut tak membuahkan hasil.
Baru setelah bantuan pemadam tiba di lokasi, kebakaran dapat dikendalikan sekitar pukul 12.40 WITA.
Akibat kejadian tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian mencapai Rp 500 juta.
Korban Pemilik Mobil:
1. Muhammad Farial, pemilik mobil Honda Brio warna merah
Kondisi mobil terbakar keseluruhan.
2. Aidi Noor Ichsan pemilik mobil Mitsubishi Xpander
Kondisi mobil terbakar keseluruhan.
3. Moh Surif pemilik Mobil Ertiga putih
Kondisi rusak bagian depan mobil meliputi lampu, bumper, kap, spion terbakar.
4. Wyko Junaedi pemilik Mobil Toyota Agya Silver
Kondisi rusak di bagian kaca spion dan lampu bagian kanan depan terbakar.
Penyebab Kebakaran
Untuk penyebab pasti dari mana munculnya api, petugas dari Polres Banjarbaru masih melakukan penyelidikan.
"Dugaan sementara kami api muncul disebabkan kondisi cuaca yang panas terik," ujar Tajuddin Noor kepada wartawan, Minggu (23/4/2023).
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Kita memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian mencapai ratusan juta," pungkasnya.
Indonesia dan negara-negara Asia lainnya sedang dilanda cuaca panas karena gelombang panas April.
Pada periode 11-20 April 2023, BMKG mengungkap Ciputat, Tangerang mencapai suhu terpanas di Indonesia yaitu 37,2 derajat Celsius pada 17 April.
Kemudian Kapuas Hulu di Kalimantan Barat mencapai 36,6 derajat Celsius pada 18 April dan Melawi, Kalimantan Barat 36,4 derajat pada 18 April 2023.
(TribunJateng.com/FSN/IWN)(TribunStyle.com/Ika)
Diolah dari artikel TribunJateng.com