Selebrita

Setelah Gaungkan Childfree, Gita Savitri Bikin Heboh Lagi, Ikut Parade Dukung LGBT, Begini Aksinya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gita Savitri ikut parade Hari Perempuan Internasional, tulisan di papan yang dibawanya jadi sorotan.

TRIBUNSTYLE.COM - YouTuafr Gita Savitri Devi atau akrab dengan nama Gitasav kembali bikin heboh setelah ikut parade di Hari Perempuan Internasional dengan dukung LGBT. Seperti apa aksinya? 

Lagi-lagi, Gitasav kembali mencuri perhatian publik.

Setelah ramai gaungkan childfree atau keputusan tidak memiliki anak, wanita dengan sebutan Gitasav ini kembali dengan aksi kontroversinya.

Lewat unggahan terbarunya di Instagram, Gitasav membagikan potret ketika dirinya ikut parade di Hari Perempuan Internasional.

Tak sendiri, dia juga ditemani sang suami, Paul Partohap.

Dalam parade itu, Gitasav dan suaminya membawa spanduk untuk mendukung kebebasan perempuan.

Baca juga: Banyak Wanita Meninggal Akibat Melahirkan, Bikin Gita Savitri Mantap Childfree: Jadi Ibu Melelahkan

Sekilas tak ada yang salah dengan aksinya tersebut.

Namun netizen menyoroti tulisan di papan yang dibawa oleh Paul.

Gita Savitri ikut parade Hari Perempuan Internasional, tulisan di papan yang dibawanya jadi sorotan

Di sana terlihat adanya tulisan LGBTQ ( lesbian, gay, biseksual, dan transgender dan queer).

Sedangkan arti tanda "+" pada LGBTQ+ adalah untuk mengenali orientasi seksual dan identitas gender tanpa batas.

Dari situlah, Gitasav ramai dikritik karena mendukung adanya LGBT.

"Hancurkan patriarki, rasisme, kapitalisme sepanjang hari setiap hari.

Tapi hari ini kita berangkat #iwd2023 #womensday2023," tulisnya di keterangan foto di unggahannya dalam bahasa Inggris, dilansir Tribunstyle.com pada Kamis, 9 Maret 2023.

Baca juga: Profil dan Medsos Gita Savitri, Influencer yang Sebut Childfree Adalah Anti-aging, Bikin Awet Muda

Ada salah satu netizen yang menyinggung terkait pemikiran Gitasav selama ini.

Dia berpendapat bahwa semua pemikiran Gitasav itu bisa menjadi simbol pemaksaan.

Sebab menurut netizen tersebut, mau tak mau sebagian orang akan berpikir seperti Gitasav.

Aksi Gita Savitri atau Gitasav saat ikut parade dukung LGBTQ+

"Bagi sebagian org. apa yg melekat di kepala mb gita juga simbol pemaksaan loh," komentar @heriher***.

Alih-alih membela diri, Gitasav justru tak menyanggah pendapat dari netizen tersebut.

"Ya, Anda benar sekali. Makanya gw salut banget dgn perempuan di Iran yang berani protest berbulan-bulan melawan pemerintah mereka," balas Gitasav.

Gita Savitri sempat menyinggung banyaknya kasus kematian wanita karena melahirkan

Gita Savitri Devi seringkali mengeluarkan statement yang kontroversial.

Pasca heboh mengenai statement-nya tentang childfree atau keputusan tidak memiliki anak, kini Gitasav kembali bikin ramai.

Dia kembali menyinggung susahnya menjadi seorang ibu jika kelak memiliki anak.

Baca juga: Gitasav Dihujat Netizen karena Childfree, Artika Sari Devi Singgung Background: Belive yang Beda

Gitasav mempunyai pandangan apabila menjadi ibu adalah hal yang melelahkan.

Hal itu diungkap Gitasav lewat InstaStory-nya.

Gitasav angkat isu terkait banyaknya kematian wanita akibat melahirkan

Di sana, Gitasav membagikan sebuah artikel yang berjudul 'Setiap 2 menit, satu perempuan meninggal akibat kehamilan atau persalinan'.

Dari artikel tersebut, dia kemudian memaparkan mengenai sudut pandangnya terkait menjadi seorang wanita.

"Jadi perempuan itu berasanya di-brainwash (di cuci otak) bahwa dia belum sah jadi perempuan kalau gak hamil, melahirkan dan punya anak." curhatan Gitasav mengawali, dilansir Tribunstyle.com pada Rabu, 8 Maret 2023.

Menurutnya, dia merasa jika menjadi ibu akan membuatnya memikul tanggung jawab yang berat, apalagi soal masa depan anak.

Baca juga: Lu Pikir Kayak Laki Lu Gita Savitri Emosi, Suami Dituding Mandul & Disarankan Poligami Warganet

"Pas anaknya lahir, dia diekspektasikan utk jadi primary caregiver,

Kalo mau berkarir atau punya kesibukan lain, diselimuti rasa bersalah dan dicibir suka nelantarin anak," bebernya.

Sehingga hal itu membuat Gitasav berpikir jika menjadi ibu adalah sesuatu yang melelahkan.

Gita Savitri sebut jadi ibu itu melelahkan dengan segala tanggung jawabnya. (Instagram @Gitasav)

"Padahal maternal mortality issue is real (masalah kematian ibu adalah nyata).

Motherhood itu susah dan melelahkan even these two words are understatement (meski dua kata ini kerap diremehkan)." tambahnya.

"Post parfum depression is real. Punya anak itu mahal (apalagi zaman sekarang),

dan jadi ibu kita bakal diselimuti anxiety gimana nasib anak kita nanti," tandasnya.

(Tribunstyle.com/Putri Asti)