Piala Dunia 2022

Euforia Argentina Juara Piala Dunia, Jerinx SID Justru Singgung Tragedi Kanjuruhan: Masih Ingat?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jerinx SID singgung tragedi Kanjuruhan di tengah euforia berakhirnya piala dunia 2022.

TRIBUNSTYLE.COM - Di tengah euforia kemenangan Argentina di Piala Dunia 2022, Jerinx SID justru kembali ingatkan tragedi Kanjuruhan.

Perhelatan Piala Dunia Qatar 2022 kini telah usai.

Timnas Argentina berhasil membawa pulang gelar juara setelah mengalahkan Timnas Prancis di laga final.

Ya, Timnas Argentina menang lewat adu penalti melawan Timnas Prancis dengan skor 4-2.

Euforia kemenangan Argentina ini masih begitu terasa di tengah publik.

Bahkan hingga kini, banyak yang masih turut merayakannya.

Baca juga: Mahfud MD: Bukti 32 CCTV dari Tragedi Kanjuruhan Lebih Ngeri, Tak Hanya Masalah Gas Air Mata

Namun ternyata tidak bagi Jerinx SID.

Lewat unggahannya di Instagram, suami Nora Alexandra itu justru mengingatkan akan tragedi Kanjuruhan.

Momen Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 (AFP/FRANCK FIFE)

Seperti diketahui, tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.

Tercatat ada 450 korban, termasuk 125 orang nyawa melayang akibat peristiwa tragis ini.

Kejadian itu menjadi salah satu insiden berdarah terbesar yang pernah terjadi di Tanah Air.

Baca juga: Ada Rasa Trauma Tragedi Kanjuruhan, Okie Agustina Berat Ajak Anak Menonton ke Stadion: Agak Seram

Lantas, di tengah euforia piala dunia ini, Jerinx kembali mengingatkan akan targedi berdarah tersebut.

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi Oktober lalu. (BolaSport.com)

"Sudah Piala Dunia-nya? Masih ingat Kanjuruhan?" tulis Jerinx SID lewat unggahannya, yang dikutip Selasa, 20 Desember 2022.

Sindiran Jerinx itu diduga sebagai ajakan agar mayarakat Indonesia mengawal kembali tragedi itu.

Jerinx pun mendapat banyak dukungan dari netizen.

Jerinx ingatkan tragedi Kanjuruhan di tengah euforia Piala Dunia

@joe_rangga Yeessss usut tuntas.. Usut tuntas juga suporternya.. Siapa suporter yang pertama kali turun masuk lapangan..

@hrmns13 Kalo suporternya gamau diusut juga ya percuma demo sampe 1000x gabakal ada titik temu

@mineaing__ Masihkah ingat siapa yang salah dan siapa saja yang harus menanggung sanksi nya,hemmmm

@itonk_store.id Sulit pakde . Krna semua merasa benar termasuk suporternya

Mahfud MD komentari rekonstruksi bukti dari 32 CCTV Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan menjadi sejarah gelap sepak bola Indonesia.

Mahfud MD membeberkan bukti 32 CCTV yang ada di stadion Kanjuruhan.

Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) ini menyebut tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur ini begitu ngeri.

Dari temuan TGIPF, Mahfud menyebut bahwa tragedi Kanjuruhan sangat mengerikan sekali.

Baca juga: Wanita Didekati Suami Pelakor, Cocok Karena Senasib Pasangan Mereka Selingkuh: Kami Jatuh Cinta

Pernyataan itu diungkapkan Mahfud seusai melihat rekonstruksi 32 tayangan CCTV di Stadion Kanjuruhan yang dimiliki aparat.

"Fakta yang kami temukan, korban yang jatuh itu proses jatuhnya itu jauh lebih mengerikan dari yang beredar di televisi maupun di medsos."

"Karena kami merekonstruksi dari 32 CCTV yang dimiliki oleh aparat."

Suporter Arema FC, Aremania turun ke dalam stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 (Tribun Jatim/Purwanto)

"Jadi itu lebih mengerikan dari sekedar semprot mati, semprot mati gitu," kata Mahfud saat menyampaikan hasil investigasi tragedi Kanjuruhan di Istana pada Jumat, (14/10/2022) yang dikutip dari Kompas Tv.

Dari rekonstruksi 32 CCTV di Stadion Kanjuruhan tersebut, terlihat beberapa suporter keluar masuk Stadion untuk menolong korban bahkan ada yang memberikan bantuan pernapasan.

"Ada yang saling gandengan untuk keluar bersama, satu bisa keluar, yang satu tertinggal, yang di luar balik lagi untuk menolong temannya terinjak-injak mati."

"Ada juga yang memberi bantuan pernafasan itu, karena apa satunya sudah tidak bisa bernafas, membantu kena semprot juga mati, itu ada di situ."

"(Yang jelas ini) lebih mengerikan daripada yang beredar (di media sosial), karena ini ada di CCTV," terang Mahfud.

Ada Kemungkinan Tersangka Baru

Mahfud juga mengatakan peluang munculnya tersangka baru tragedi Kanjuruhan sangat terbuka.

“Sangat terbuka peluang itu,” kata Mahfud.

Menurut Mahfud, peluang munculnya tersangka baru bergantung pada penyidikan kepolisian.

Apalagi, masyarakat sudah banyak yang memberikan masukan siapa saja yang patut dijadikan tersangka.

“Setiap hari ada di televisi, ada di koran, jadi soal tersangka baru itu mungkin saja (ada),” jelas Mahfud.

Kendati demikian, kata Mahfud, penetapan tersangka baru itu tidak boleh dipaksakan.

Polisi dalam menetapan tersangka harus sesuai dengan hukum acara.

“Menurut kami, kami sudah menulis di laporan tebal itu, tapi kami tahu bahwa polisi lebih tahu untuk mencari itu, caranya, karena polisi punya senjata hukum acara,” jelas Mahfud.

Untuk diketahui, hingga hari ini, polisi telah menetapkan enam tersangka dalam tragedi Kanjuruhan.

Termasuk satu di antaranya yakni Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita.

(TribunStyle/Putri , Tribunnews.com/Galuh WIdya Wardani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengacu Rekonstruksi 32 CCTV, Mahfud MD: Tragedi Kanjuruhan Lebih Ngeri Dari Sekedar Semprot Mati !