Breaking News:

Gempa Cianjur

Anak Kelaparan, Ibu di Cianjur Terpaksa Bongkar Reruntuhan Cari Makanan Ringan : Tangan Sampai Sakit

Seorang ibu korban gempa Cianjur nekat bongkar reruntuhan bangunan demi cari sisa makanan karena anaknya kelaparan.

TribunBogor
Warung-warung hancur akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Jumat (25/11/2022). 

TRIBUNSTYLE.COM - Gempa bumi yang mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu membuat aktifitas warga menjadi lumpuh total.

Semua warga terutama yang berada di Kampung Salaeuri, Desa Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat harus berdiam di tenda pengungsian.

Mereka saat ini kelaparan dan membutuhkan bantuan berupa makanan.

Selain itu di lain sisi, roda perekonomian di wilayah tersebut pun menjadi lumpuh, mulai dari pertanian, perdagangan dan lainnya.

Hal tersebut dikarenakan seluruh bangunan yang berada di wilayah tersebut mengalami kerusakan.

Baca juga: Ratapan Pilu Enjot Korban Gempa Cianjur, 11 Anggota Keluarganya Meninggal: Hidupku Tiba-tiba Berubah

Salah satu warga yang memiliki usaha warung, Dedeh (40) mengungkapkan, bangunanya hancur akibat bumi yang berguncang.

Dedeh bersama suami dan dua anaknya harus mengungsi di tenda pengungsian bersama ratusan korban lainnya.

Bahkan, disaat anaknya yang masih berusia tiga tahun ingin cemilan, ia bingung harus berbuat apa.

Di satu sisi warungnya hancur, di sisi lain tak ada harta yang terselamatkan saat gempa terjadi.

Ia harus mengorek-ngorek puing reruntuhan, tak ada yang bisa diberikan olehnya karena warungnya sudah hancur.

"Semuanya warung juga ancur, sekarang kalau pengen ngambilin makanan sampe harus dikerukin dulu, sampe tangan sakit," katanya dikutip TribunStyle.com dari TribunBogor, Sabtu, (26/11/2022).

Selain itu, di wilayah tersebut sangat sulit mencari rumah makan.

Para pengungsi hanya bisa menunggu supply makanan dari bantuan logistik yang datang atau menunggu dapur umum selesai menyiapkan makanan.

Jika ingin membeli makanan atau mencari kebutuhan di warung, maka warga harus menempuh perjalanan kurang lebih 8 kilometer.

Namun, jika kondisi normal 8 kilometer itu maka akan terasa dekat, akan tetapi, di tengah kondisi darurat saat ini, untuk menempuh jarak tersebut bisa membutuhkan waktu hingga satu jam perjalanan.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/4
Tags:
gempaCianjurmakananreruntuhanTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved