TRIBUNSTYLE.COM - Ivan Gunawan dan Atta Halilintar memberikan pujian selangit kepada suporter Jepang saat berlangsungnya Piala Dunia 2022.
Seperti diketahui, timnas Jepang berhasil menaklukan Jerman dengan skor 2-1 di laga perdana Grup E Piala Dunia 2022.
Kemenangan pada Rabu (23/11/2022) ini cukup mengejutkan dunia, lantaran banyak prediksi menyebut Jerman mampu mengatasi tim Samurai Biru.
Di samping kemenangan tim nasional Jepang, decakan kagum juga datang untuk para suporternya.
Sebab setelah laga, suporter Jepang kompak membersihkan sampah-sampah yang tercecer di Stadion Internasional Khalifa, Doha.
Aksi suporter ini pun menuai perhatian lantaran dianggap pemandangan tidak biasa.
Baca juga: Piala Dunia 2022, Jelang Portugal vs Ghana, Ruben Dias Singgung Drama Ronaldo dan Manchester United
Pendukung Jepang tampak segera mengeluarkan kantong sampah berwarna biru sesaat setelah stadion sepi.
Mereka tanpa banyak komentar memungut sampah di sekitar bangku penonton dan memasukkannya ke dalam kantong.
Suporter Jepang itu juga menyusuri setiap bangku untuk memastikan tak ada lagi sampah tersisa.
Di sisi lain, terlihat petugas keamanan tersenyum melihat aksi pendukung dari kawasan Asia Timur ini.
Sikap baik yang ditunjukkan suporter Jepang tersebut juga membuat beberapa artis Tanah Air turut memberikan pujiannya.
Artis yang turut memuji aksi suporter Jepang bersih-bersih stadion setelah menang lawan Jerman yakni Ivan Gunawan dan Atta Halilintar.
Baca juga: Timnas Argentina Tumbang dari Arab Saudi, Rafathar Anak Raffi Ahmad Tunjukkan Ekspresi Sedih & Lemas
Melalui media sosial masing-masing mereka berdua memberikan pujiannya.
Ivan Gunawan terlihat mengunggah potret orang-orang Jepang yang sedang bersih-bersih dalam stadion.
Dalam keterangan unggahan, Ivan Gunawan menuliskan kalimat pujian.
"Suka banget melihat photo ini, kalo kita semua Sadar akan kebersihan Pasti Event-event berjalan lancar," tulis Ivan Gunawan dilansir dari Instagram, Kamis (24/11/2022).
Menurut desainer berusia 40 tahun ini, semua orang harusnya sadar dengan kebersihan, apalagi acara besar seperti Piala Dunia.
"Memang menjaga kebarsihan nga harus EO nya terus, kasian kan dah runing event seharian.
Tapi semua yang merasa makan dan minum Musti Bantu Take care," sambungnya.
"Mari kita jaga kebersihan Agar nggak kena denda," tutupnya.
Sama halnya seperti Ivan Gunawan, YouTuber Atta Halilintar juga turut mengunggah potret suporter Jepang yang sedang membersihkan sampah setelah pertandingan selesai.
Suami Aurel Hermasnyah itu membagikan potret tersebut melalui Instagram pribadi.
6 pemain J1 League yang dipanggil timnas Jepang di Piala Dunia 2022
Inilah 6 pemain asal J1 League yang dipanggil timnas Jepang untuk laga Piala Dunia 2022 Qatar.
Seperti diketahui, timnas Jepang tergabung di Grup E Piala Dunia 2022.
Grup tersebut dianggap maut lantaran berisi Timnas Jerman, Timnas Spanyol, dan Timnas Kosta Rika.
Terkini, pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu telah mengumumkan 26 pemain yang bakal diboyong ke Piala Dunia 2022.
Diketahui 26 pemain yang dibawa, 20 pemain di antaranya berasal dari tim-tim asal Eropa.
Baca juga: 4 Gelandang Muda yang Bakal Bersinar di Piala Dunia 2022 Qatar, Ada Jamal Musiala & Jude Bellingham
Selain itu, terdapat enam pemain timnas Jepang yang merupakan produk dari J1 League alias kompetisi tertinggi Liga Jepang.
Dikutip TribunStyle dari Kompas.com, berikut nama-nama personel Jepang di skuad Piala Dunia 2022 yang berasal dari J1 League.
1. Shuichi Gonda (Shimzu S-Pulse)
Pertama ada pemain dari Shimzu S-Pulse, Shuichi Gonda.
Ia berposisi sebagai kiper utama di timnas Jepang dan selalu menjadi andalan Moriyasu sejak 2019.
Pada awal musim ini, Shuichi Gonda dipermanenkan Shimizu S-Pulse dari klub Portugal, Portimonese, seusai sebelumnya bermain di sebagai pinjaman.
Hingga pekan ke-33 J1 League, Gonda hanya absen sekali. Ia tercatat kebobolan 45 gol dan tujuh kali nirbobol.
Gonda jadi kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di J1 League musim ini dengan 108 kali penyelamatan.
Ia unggul atas pesaing terdekat, yakni kiper Jubilo Iwata, Ryuki Miura, yang mencatat 91 kali penyelamatan.
2. Yuto Nagatomo (F.C.Tokyo)
Berikutnya ada nama Yuto Nagatomo.
Yuto Nagatomo pernah berkarir di Eropa selama satu dekade, kemudian Yuto Nagatomo kembali ke Liga Jepang dan bergabung dengan F.C. Tokyo mulai pertengahan musim lalu.
Nagatomo menjadi pemain dengan caps terbanyak di timnas Jepang saat ini.
Pemain berusia 36 tahun itu sudah memiliki 137 penampilan bersama Samurai Biru sejak debut pada tahun 2008 lalu.
Hingga saat ini, Nagatomo masih jadi andalan Moriyasu di pos bek kiri timnas Jepang.
Musim ini di J1 League, Nagatomo bermain 29 kali untuk F.C.Tokyo dan jadi kunci klub untuk bisa bersaing di papan atas klasemen.
Baca juga: Piala Dunia 2022, Inilah 4 WAGs Cantik Pemain Timnas Jerman, Ada Istri Kevin Trapp & Joshua Kimmich
3. Hiroki Sakai (Urawa Red Diamonds)
Kemudian ada nama Hiroki Sakai.
Sama seperti Nagatomo, Sakai kembali ke Jepang pertengahan musim lalu seusai bertualang 12 tahun di Eropa.
Pesepak bola berusia 32 tahun ini sudah mengoleksi 71 caps bersama Samurai Biru.
Musim ini di Liga Jepang, Sakai bermain 20 kali untuk Urawa Reds.
Ia sempat mendapatkan cedera metatarsal yang memaksanya absen hingga dua bulan lamanya.
4. Miki Yamane (28 tahun) - Kawasaki Frontale
Selanjutnya ada nama Miki Yamane.
Saat Hiroki Sakai absen, Miki Yamane jadi pemain yang dipilih Moriyasu untuk mengisi pos bek kanan timnas Jepang.
Total, ia kini sudah punya 14 caps sejak debut pada tahun 2021 lalu.
Miki Yamane adalah salah satu kunci Kawasaki Frontale menguasai Liga Jepang saat ini.
Selama mentas di J1 League musim ini, Yamane hanya absen sekali di lini pertahanan Frontale. Selain itu, dia juga menyumbang 3 gol dan 4 assist.
5. Shogo Taniguchi (Kawasaki Frontale)
Shogo Taniguchi merupakan pemain kunci klub Kawasaki Frontale.
Taniguchi yang berposisi sebagai bek tengah hanya absen sekali, sekaligus menyumbang tiga gol dan tiga assist. Sebagai ball playing defender modern,
Pesepakbola berusia 31 tahun ini juga menjadi pemain dengan umpan terbanyak kedua di J1 League musim ini.
Ia mencatatkan 2.192 operan, alias hanya kalah dari Tomoki Iwata dari Yokohama F. Marinos.
Di timnas Jepang, Taniguchi awalnya memang kerap hanya jadi pelapis.
Tetapi, kemudian dia mulai mendapatkan kepercayaan Moriyasu akhir-akhir ini.
Secara keseluruhan, ia sudah bermain 13 kali untuk Samurai Biru sejak debut pada tahun 2015 lalu.
6. Yuki Soma (Nagoya Grampus)
Terakhir terdapat nama pemain muda Yuki Soma.
Yuki Soma tak pernah absen di J1 League musim ini di sisi kiri penyerangan Nagoya Grampus.
Ia mencatat satu gol dan satu assist. Catatan terbaiknya adalah soal membuat peluang melalui gocekan maupun umpan silang.
Pemain sepak bola berusia 25 tahun ini jadi salah satu pemain terdepan di J1 League musim ini soal hal tersebut.
Bersama timnas Jepan, Soma sudah mencatat tujuh penampilan dan tiga gol, termasuk menjadi top skor dan pemain terbaik di Piala Asia Timur 2022 saat timnas Jepang meraih juara.
(TribunStyle.com/Eri Ariyanto)
Baca artikel lain terkait Piala Dunia 2022 di sini >>