Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Berita Viral

Tak Sudi Layani Putin, Rapper Rusia Pilih Akhiri Hidup daripada Harus Wajib Militer Serang Ukraina

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ivan Vitalievich Petunin, rapper Rusia yang memilih bunuh diri daripada perang lawan Ukraina.

TRIBUNSTYLE.COMSeorang rapper asal Rusia bunuh diri untuk menghindari wajib militer agar berperang melawan Ukraina.

Keputusan rapper Rusia tersebut dilakukan di tengah eksodus yang dipicu oleh perang di Ukraina ketika ribuan pria, wanita dan anak-anak Rusia melarikan diri melintasi perbatasan ke negara-negara tetangga termasuk Georgia.

Rapper berusia 27 tahun secara tegas mengatakan dirinya tak ingin menuruti kemauan Presiden Vladimir Putin, hingga akhirnya dia memilih untuk bunuh diri.

Dilansir TribunStyle.com dari New York Post, Ivan Vitalievich Petunin, yang tampil dengan nama panggung "walkie," ditemukan tewas pada hari Jumat setelah melompat dari gedung apartemen bertingkat tinggi di kota Krasnodar.

Baca juga: Pria Rusia Pilih Ikut Perang daripada di Rumah, Alasannya karena Tak Tahan Kena Omelan Istri

Kematian Petunin itu pertama kali dikonfirmasi oleh pacarnya dan ibunya.

Petunin bunuh diri dengan melompat dari lantai 10, kata sumber lokal kepada outlet tersebut.

Sebelum lompatan tragis itu, rapper itu juga sempat membuat video, dalam videonya dia menyampaikan alasan mengapa dirinya bunuh diri dan kemudian dia mengunggah video itu ke saluran Telegram-nya.

"Jika Anda menonton video ini, maka saya tidak lagi hidup," katanya dalam bahasa Rusia dikutip TribunStyle.com, Rabu, (5/10/2022).

"Saya tidak bisa menerima dosa pembunuhan pada jiwa saya dan saya tidak mau.

Saya belum siap membunuh untuk cita-cita apa pun.

Membunuh seseorang dalam perang atau sebaliknya adalah sesuatu yang tidak dapat saya lakukan," lanjutnya.

"Tampaknya bagi saya bahwa mobilisasi parsial akan menjadi penuh dalam beberapa hari," kata Petunin.

"Maafkan saya, orang-orang yang saya cintai, tetapi terkadang Anda harus mati demi asas-asas Anda," lanjut pesan tragis itu.

"Keputusan terakhir saya adalah bagaimana saya mati," lanjutnya.

Halaman
1234