Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Posan Tobing Mantan Drumer Band Kotak Marah-Marah Tagih Royalti: 'Sumpah Gue Sakit Hati'

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Posan Tobing luapkan emosi soal hak royalti yang tak kunjung diberikan band Kotak.

Adapun beberapa lagu KotaK yang ikut diciptakan Posan antara lain 'Pelan-Pelan Saja', 'Masih Cinta', 'Tinggalkan Saja', 'Cinta Jangan Pergi', hingga 'Kerabat Kotak'.

Posan Tobing luapkan emosi tagih royalti dari band Kotak. (Instagram @posantobing)

Ancam Gugat ke Pengadilan Jika Kotak Menolak Bertemu

Posan mengakui dirinya masih menunggu itikad baik dari Cella, Tantri, dan Chua guna membahas hak royaltinya di dalam band Kotak, sampai waktu yang ditentukan.

Jika dalam waktu dekat tak ada pertemuan dan itikad baik dari Cella, Tantri, dan Chua, Posan berencana akan membawa masalah royalti ke pengadilan.

"Ya kalau enggak ada, terpaksa gua harus lanjutin ini ke Pengadilan.

Kenapa? Karena dalam setiap karya Kotak, ada hak gua, hak istri gua, hak anak gua. Itu yang harus gua perjuangkan," ungkap Posan, dikutip dari TribunTangerang.com.

Posan Tobing berharap Band Kotak bisa mendengar apa yang sedang ia perjuangkan karena semata-mata kepentingannya bukan untuk dirinya sendiri.

"Jadi, ya gua bukan soal uangnya. Tapi ini bicara hak royalti aja," ujar Posan Tobing.

Posan Tobing, mantan drumer band Kotak. (Instagram @posantobing)

Profil Posan Tobing

Nama lengkapnya ialah Haposan Harianto Tobing, akrab disapa Posan Tobing.

Pria kelahiran 18 Januari 1983 itu dikenal sebagai drumer dan produser musik.

Sebelumnya, Posan Tobing pernah mengisi posisi drum pada band Kotak.

Ia memulai karier bersama Kotak dengan mengikuti kontes musik The Dream Band pada tahun 2004.

Lewat acara itulah, ia bersama Pare, Cella, dan Icez membesarkan nama band Kotak.

Halaman
123