Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Posan Tobing Mantan Drumer Band Kotak Marah-Marah Tagih Royalti: 'Sumpah Gue Sakit Hati'

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Posan Tobing luapkan emosi soal hak royalti yang tak kunjung diberikan band Kotak.

TRIBUNSTYLE.COM - Musisi Haposan Harianto atau akrab disapa Posan Tobing marah-marah tagih royalti ke band Kotak.

Posan Tobing meluapkan emosinya di media sosial Instagram pada Selasa, 4 Oktober 2022.

Adapun hal yang Posan Tobing permasalahkan adalah hak royalti yang menurutnya tak kunjung dibayarkan band lamanya, Kotak.

Sebagai informasi, Posan Tobing pernah tergabung dalam band Kotak sejak 2004 sampai 2011.

Semenjak keluar dari band Kotak, Posan Tobing mengaku tak pernah mendapatkan royalti atas karya-karyanya.

Baca juga: Tantri Kotak Ceritakan Pengalaman Terberat saat Manggung, di Hari Itu Perasaan Saya Patah

Posan mengunggah video para personil Kotak saat sedang sesi wawancara di kanal YouTube Wartakotalive.com.

"DI BALIK LAGU HITS YG GW CIPTAIN ITU ADA HAK ROYALTY PERFORMANCE GW.

RIBUAN PANGGUNG LOE KONSERIN LAGU LAGU GW. MANA ROYALTY GW BALIKIN HARGA DIRI GW," tulis Posan di unggahan Instagram-nya.

Posan Tobing mengakui dirinya hanya bisa meluapkan dan menyampaikan pendapatnya di media sosial.

Sebab, ia tak punya kontak dan akunnya di blok oleh personil Kotak lainnya, Cella, Chua, dan Tantri.

Baca juga: Viral Video Pengamen Tak Sadar Nyanyi Lagu Kotak di Hadapan Tantri dan Kawan-Kawan di Warung Makan

Posan Tobing marah-marah tagih royalti ke band Kotak. (TribunTangerang/Arie Puji Waluyo)

"SINI KETEMU SAMA GW JANGAN MAIN BLOCK GW AJA LOE.

JAHAT LOE PADA SUMPAH GW SAKIT HATI," lanjut Posan.

Sebelumnya, Posan juga mengunggah video yang berisi kekecewaannya soal hak royalti.

Ia menyebut bahwa seharusnya dirinya mendapatkan royalti di setiap lagu Kotak yang mana Posan ikut serta menciptakan.

Halaman
123