Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

BUKAN Orangtua Thariq, Sosok Ini Kagum dengan Fuji saat Hadiri Tedak Sinten Ameena: Cantik Banget

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fuji dipuji seseorang saat hadiri Tedak Sinten Ameena, bukan orangtua Thariq Halilintar

Adapun kriteria yang dimaksud oleh Lenggogeni Faruk, pertama harus establish, yang kedua performance-nya harus bagus, ketiga track record harus bagus, keempat harus saleh dan salehah.

Mendengar hal tersebut, ayah Fuji, Haji Faisal memberikan tanggapan yang bertolak belakang dengan Lenggogeni Faruk.

Dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Haji Faisal membeberkan tanggapannya sebagai orang tua yang akan mengorbankan egonya demi kebahagiaan sang anak.

"Saya merasa selaku orang tua bukanlah seperti itu, ini di sifat saya ya kalau orang lain wallahualam, karena kalau saya demi kebahagiaan, demi kesenangan, demi kententeraman saya tanggap hal itu," tanggap Haji Faisal.

"Arti dari tanggapan saya, saya akan korbankan ego saya," imbuhnya.

Haji Faisal memberikan kesempatan untuk Fuji menjalin hubungan dengan Thariq yang penting adalah kebahagiaan anaknya.

"Rasanya anak saya ada yang menyukai, mencintai dia, menyayangi dia tentu dia terima."

"Anak saya yang bukan menyodorkan dirinya, tapi Thariq sendiri menempel anak saya," ucap Haji Faisal.

Haji Faisal turut memberikan reaksi soal Fuji tak kunjung dikenalkan ke keluarga Thariq Halilintar. (Kolase TribunStyle.com)

Baca juga: Ingin Hubungannya Awet, Thariq Halilintar Larang Fuji Lakukan Hal Ini, Sifat Asli Adik Atta Terkuak

Sampai saat ini, Thariq belum mempertemukan Fuji dengan Lenggogeni Faruk.

"Waktu itu udah sempet janjian, tapi belum ketemu aja, InsyaAllah doain ya," ujar Thariq.

Fuji dan Thariq tidak ambil pusing akan hal tersebut.

Keduanya tetap berjuang untuk menjalin hubungannya di masa depan kelak.

Thariq Halilintar lebih memilih backstreet daripada melawan restu orang tua

Dikutip dari Tribunnews.com, Thariq lebih memilih backstreet daripada melawan restu orang tuanya.

Halaman
1234