Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

HUKUM Sopir Truk dengan Push Up hingga Injak, Anggota DPRD Depok Dilaporkan, Terancam Dipecat Golkar

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota DPRD Depok dipolisikan imbas hukum sopir truk

(1) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Ahmad juga kepada polisi menceritakan kronologi singkat kejadian.

Ia mendapatkan hukuman pada Jumat, 23 September 2022, pukul 12.30 WIB.

Sementara lokasinya berada di Jalan Krukut Raya, Kecamatan Limo, Kota Depok.

Ahmad juga mengaku mendapat tindakan fisik pukulan di bagian wajah.

Selain itu berupa diinjak saat melakukan push up.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Depok, Jawa Barat, yakni Tajudin Tabri menghukum sopir truk dipinggir jalan. (Instagram depokhariini)

Terancam dipecat dari Golkar

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Depok, Farabi Arafiq sangat menyesalkan dengan isi video.

Oleh karena itu, pihaknya akan memanggil Tajudin Tabri untuk dimintai klarifikasi.

Tidak menutup kemungkinan juga yang bersangkutan akan dijatuhi sanksi sesuai dengan AD/ART Partai Golkar.

Farabi menyebut, sanksi bisa bersifat ringan maupun berat.

"Sanksi tegas sesuai derajat kesalahannya dari yang ringan sampai pada pemecatan," kata dia, dikutip dari Kompas.com.

Farabi menambahkan, dalam waktu dekat Partai Golkar akan melakukan investigasi untuk menentukan nasib Tajudin.

Penjelasan Tajudin

Halaman
1234