Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

'Dulu Mak Bisa Berdiri' Anak Dinanti, Hilang 20 Tahun seusai Bebas Bui, Ibu Pilu: Besok Amputasi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang adik minta kakaknya segera pulang setelah 20 tahun menghilang, kasihani kondisi sang ibu yang kakinya diamputasi

TRIBUNSTYLE.COM - 'Dulu mak bisa berdiri dengan dua kakinya, tapi semalam mak tak punya kaki sebelah' pilu adik cari keberadaan kakaknya yang telah menghilang selama 20 tahun setelah bebas penjara.

Kondisi ibu membuat adik tersebut tak patah semangat cari kakak yang mengaku enggan menjadi beban keluarga.

Ia turut membeberkan curhat sedih sang ibu soal ajal, seperti apa kisahnya?

Ya, seorang anak tega 20 tahun menghilang tanpa kabar tinggalkan ibu dan ayahnya.

Bahkan saat sang ibu kini sudah mulai sakit-sakitan dan baru saja amputasi kaki, sang anak tetap tak mau pulang.

Kini sang ibu pun merasa kelak jika ia meninggal, mungkin sang anak juga tak akan mau menemuinya.

Kisah pilu ini rupanya diunggah oleh salah satu anak dari sang ibu yang merasa prihatian kakaknya tak kunjung kembali.

Baca juga: VIRAL Pasutri Nabung Uang Koin di Sumur, Bongkar setelah 2 Tahun, Tukar ke Bank, Jumlahnya Fantastis

Baca juga: Undangan Pernikahan Viral, Tamu Harus Bayar Tiket Masuk dan Makanan Rp334 Ribu, Ini Fakta Dibaliknya

Ibu Afiq curhat hingga kakinya diamputasi, putranya yang pertama tak kunjung pulang ke rumah (Instagram @mstaronlineofficial)

Mengutip dari Mstar.com, Senin (18/7/2022), seorang pria asal Malaysia bernama Afiq mengunggah video di aku TikToknya.

Dalam unggahannya, Afiq membagikan percakapan dirinya dengan sang ibu.

Diketahui ibunda Afiq ini hendak menjalani operasi amputasi pada kaki sebelah kanannya.

Namun siapa sangka, sang ibu rupanya mendadak teringat anak sulungnya yang tak kunjung kembali.

Sang ibu juga sedih, kakak Afiq tak mau menemaninya menjalani operasi.

"Mak sakit, besok dokter akan amputasi kaki kanan mak.

Tapi along tak mau tahu pun tentang mak, mungkin mak mati pun dia tak akan balik." ucap sang ibu pilu.

Halaman
1234