Breaking News:

VIRAL! Setelah Sedot Lemak dan Kehilangan 32 Kg Lemaknya, Gadis 19 Tahun Ini Kehilangan Nyawanya

Kisah ini dialami oleh gadis di Mesir yang harus kehilangan nyawa setelah menjalani perawatan sedot lemak untuk menghilangkan sekitar 31,7 kg.

Penulis: Vidya Audina Gesty Arinda
Editor: Ika Putri Bramasti
thebritishclinic.com
Niatnya sedot lemak agar kurus, gadis asal Mesir malah ditemukan meninggal setelah kehilangan 32 kg lemaknya 

TRIBUNSTYLE.COM - Niatnya sedot lemak, gadis 19 tahun ini malah kehilangan nyawa.

Kisah ini dialami oleh gadis di Mesir yang harus kehilangan nyawa setelah menjalani perawatan sedot lemak untuk menghilangkan sekitar 31,7 kilogram (kg) lemak ditubuhnya.

Diketahui gadis itu bernama Menna El Sayied.

Sebelum meninggal, Menna sempat dibawa ke dokter yang mengoperasinya dengan duduk kursi roda seminggu setelah menjalani prosedur.

Ibunya yang bernama Amal Ahmed, membagikan cerita itu dalam film dokumenter BBC berjudul 'Beauty's Ugly Truth.'

Baca juga: VIRAL! Gadis Berhijab Kerap Mimpi Menyusui Bayi Berbulu Hitam, Ternyata Anaknya dengan Makhluk Halus

Baca juga: VIRAL! Model Cantik Pernah Jadi Pemimpin Sekte dengan Ribuan Anggota Pria, Aturannya Gak Masuk Akal

Viral mahasiswa hukum di Mesir merrgang nyawa setelah jalani operasi sedot lemak dan kehilangan 32 kg lemaknya
Viral mahasiswa hukum di Mesir merrgang nyawa setelah jalani operasi sedot lemak dan kehilangan 32 kg lemaknya (OHBULAN!)

Saat itu sang ibu mengizinkan putrinya menjalani operasi sedot lemak karena diberitahu oleh dokter kalau perawatan sedot lemak adalah operasi sederhana.

"Saya memberi tahu dokter bahwa Menna adalah putri saya satu-satunya.

Dia mengatakan bahwa prosedurnya hanyalah operasi sederhana," ujar Amal dilansir dari OHBULAN!, Sabtu 30 April 2022.

Delapan hari setelah operasi, Amal menuturkan jika sang putri sempat dibawa kembali ke dokter untuk pemeriksaan.

Namun, dokter terus menolak memeriksa Menna meski dia datang dengan kursi roda dan kesulitan saat berbicara.

"Dia membawa kami ke kamar.

Dan Menna memberi tahu dokter bahwa dia menahan rasa sakit yang luar biasa dan rasa sakit itu mungkin akan membunuhnya," tutur ibunda Menna.

Dokter tersebut kemudian memberikan pereda nyeri pada jahitan di tempat operasinya, dan mereka berdua diminta untuk pulang.

Selanjutnya saat malam hari, Menna ditemukan di tempat tidur tidak sadarkan diri.

Diketahui ia meninggal karena pembekuan darah di paru-paru dan perutnya, keesokan harinya.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/4
Tags:
Mesirsedot lemakMenna El Sayied
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved