Ramadhan 2022

7 Tradisi Ramadhan Unik dari Seluruh Dunia, Ada yang Menembakkan Meriam Sebagai Tanda Buka Puasa

Editor: Amirul Muttaqin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi tradisi Ramadhan di berbagai negara

TRIBUNSTYLE.COM - Bulan Ramadhan merupakan bulan spesial yang selalu ditunggu oleh oleh umat Islam.

Banyak tradisi unik pada bulan puasa di berbagai negara.

Salah satu di antaranya adalah menembakkan meriam sebagai tanda buka puasa, apa saja yang lainnya?

Baca juga: Apakah Mimpi Basah Atau Keluar Air Mani di Siang Bolong Membatalkan Puasa Ramadhan? Simak Kata Ustaz

Baca juga: Dzikir dan Doa Harian Selama Ramadhan, Pahala Melebihi dari Berinfak Emas dan Perak, Ini Bacaannya

Ilustrasi Ramadhan 2022. ((Freepik.com))

Umat Muslim di seluruh dunia tengah menjalani Bulan Ramadhan saat ini.

Setiap negara memiliki tradisi puasa yang unik dengan perayaan, kebersamaan, dan makanan khas yang menjadi menu wajib untuk sahur maupun buka puasa.

Kurma, air putih diikuti dengan makanan ringan secara tradisional dinikmati sebagai hidangan berbuka puasa di banyak negara.

Selain makanan khas Ramadhan, setiap negara juga memiliki tradisi unik selama Bulan Ramadhan. Berikut keunikan bulan Ramadhan dari sejumlah negara:

Pakistan 

Persiapan makanan berbuka puasa dimulai sekitar tiga jam sebelumnya di rumah-rumah dan di warung-warung pinggir jalan.

Makanan gurih seperti jalebis, samosa, dan pakoras juga disajikan saat berbuka puasa.

Banyak restoran juga menawarkan makanan buka puasa selama waktu ini.

Pada malam terakhir Ramadhan, orang-orang akan berduyun-duyun ke bazaar lokal untuk perayaan Chaand Raat.

Chaand Raat adalah sebuah tradisi di mana para wanita menggambar tangan dan kaki mereka dengan “pacar”.

Tak hanya Pakistan, tradisi Ramadhan ini juga dilakukan di India dan Bangladesh.

Ilustrasi tradisi Ramadhan di berbagai negara (hybernews.tv)

India 

Muslim India berbuka puasa dengan makanan berbuka puasa gratis yang diselenggarakan oleh masjid.

Kurma dan air menjadi makanan awal berbuka puasa, yang merupakan hidangan vegetarian dan non-vegetarian yang mewah.

Di Hyderabad, orang-orang berbuka puasa dengan Haleem (sejenis semur khas India dan Timur Tengah).

Di negara bagian seperti Delhi, Uttar Pradesh, Madhya Pradesh, dan Benggala Barat, selain berbuka dengan kurma, buah segar, ada juga makanan yang digoreng seperti pakodas dan samosa.

Malaysia 

Tradisi Ramadhan di Malaysia terkenal dengan penyajian bubur lambuk, yang juga dikenal sebagai bubur rempah Malaysia.

Umumnya hidangan itu disiapkan dalam porsi besar untuk dibagikan kepada masyarakat, bubur ini terdiri dari daging sapi, udang kering, bawang putih dan bumbu.

Ada juga nasi lemak, laksa, ayam percik, nasi ayam, sate dan popiah.

Terkadang, itu juga disajikan sebagai hidangan buka puasa saat berjamaah di masjid.

Setelah berbuka puasa dengan kurma dan air putih, orang-orang di “Negeri Jiran” juga menikmati minuman air tebu, susu kedelai dicampur dengan cincau.

Mesir 

Di Mesir, ada tradisi Ramadhan di mana penduduk setempat akan menghiasi rumah mereka dengan fanous, yang juga dikenal sebagai 'lentera' dalam bahasa Arab.

Lampion ini juga bisa dilihat di tempat-tempat umum yang biasa digunakan untuk memeriahkan suasana kemeriahan di bulan Ramadhan.

Pemandangan lampion gantung ini semakin indah setelah matahari terbenam, saat cahaya lampion menerangi jalan di mana warga akan berjalan ke masjid untuk sholat tarawih.

Sementara untuk hidangan khas Ramadhan di Mesir, warga menikmati makanan dari bebek hingga Kelinci, Rokak, Mahshi (berbagai sayuran), Keshk, dan Molokheya.

Baca juga: Apakah Menggosok Gigi di Siang Hari Membatalkan Puasa Ramadhan? Simak Penjelasan Ustaz

Baca juga: 5 Keutamaan Bersedekah yang Luar Biasa, Pahalanya Berlipat Ganda di Bulan Ramadhan

Kurma (Live Love Fruit)

Arab Saudi

Orang-orang mengikuti tradisi puasa dari pagi hingga malam.

Warga berbuka puasa dengan kurma, kopi Arab, sup, dan kue-kue isi yang digoreng atau dipanggang.

Salah satu hidangan tradisional wilayah Barat Arab Saudi yakni kombinasi sup kacang fava dan roti tamis.

Di provinsi timur, orang berbuka puasa dengan daging dan sayuran rebus yang dikenal sebagai saloona.

Bosnia Herzegovina 

Orang-orang Bosnia Herzegovina mempraktikkan tradisi Ramadhan yang unik di mana mereka akan menembakkan meriam sebelum berbuka puasa.

Yang istimewa dari itu adalah mereka tidak menggunakan meriam biasa.

Misalnya, meriam di gedung Yellow Bastion dikatakan berumur ratusan tahun.

Penduduk setempat juga menikmati menonton tradisi ini sambil piknik.

Deru meriam juga sering disambut dengan sorak-sorai.

Tradisi mesaharaty

Selain itu tradisi khas Ramadhan yang menjadi nyaris seragam di semua negara adalah tradisi membangunkan sahur atau mesaharaty.

Tak hanya di Indonesia, tradisi unik ini juga dipraktikkan di Arab Saudi, Mesir, dan Yaman selama berabad-abad.

Di Mesir, petugas kadang-kadang menabuh genderang atau mengetuk pintu dengan tongkat.

Di tempat-tempat seperti Lebanon, Suriah, dan Palestina, peluit digunakan sebagai gantinya.

Tak jarang petugas akan memanggil langsung orang yang rumahnya dilewati jika kenal.

Tradisi Ramadhan di tiap daerah di Indonesia juga sangat beragam dan terkadang unik salah satunya Meugang yang dilestarikan oleh masyarakat Aceh.

Meugang adalah tradisi memasak daging secara tradisional yang kemduian dinikmati bersama keluarga, teman dan anak yatim ini.

Tradisi ini penting karena melambangkan tindakan syukur atas berkah yang telah diterima sepanjang tahun. 

(Kompas.com/ Bernadette Aderi Puspaningrum)

Diolah dari artikel di Kompas.com yang berjudul 7 Tradisi Ramadhan Unik dari Seluruh Dunia

Baca artikel lainnya terkait Ramadhan 2022