KPI Tolak Bantu Biayai Korban Pelecehan, Kuasa Hukum MS: 'Ibarat Butuh Operasi Diberi Tukang Pijit'

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Logo lembaga KPI Komisi Penyiaran Indonesia. KPI tolak bantu korban MS biayai pengobatan.

TRIBUNSTYLE.COM - Pilu korban pelecehan seksual dan bullying di lingkungan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), tak dapat bantuan berobat dan konsultasi psikiater.

MS, korban pelecehan seksual di KPI harus menelan pil pahit lantaran permintaanya pada KPI ditolak.

Ia meminta bantuan untuk pembiayaan obat juga konsultasi psikiater atas trauma yang dialami.

MS mengirim permintaan bantuan KPI dengan mengirimkan surat pada 13 Oktober 2021.

Namun sayang, pihak KPI tak mengamini apa yang dimohonkan oleh MS.

Baca juga: Lesti dan Rizky Billar Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, KPI Jatim Beri Syarat Jika Mau Damai

Baca juga: Tak Mau Disebut Propaganda Malaysia, Akun Resmi Upin Ipin Semprot Balik Ketua KPI: Niat Kami Baik

Walhasil, MS harus menanggung biaya tersebut sendiri.

Hal ini disampaikan oleh pengacara MS, Muhammad Mu'alimin.

Dikutip dari Tribunnews.com, Mu'alimin menyebut, sikap pimpinan KPI dalam menyikapi permintaan dari MS sangat egois dan tak mendengar apa yang dibutuhkan oleh MS sebagai korban.

"KPI sudah membalas surat permintaan pengobatan MS, tapi jawaban KPI tidak mengabulkan permintaan MS untuk penanggungan biaya dan memilih sendiri psikiater," ucapnya.

Menurut Mu'alimin, tindakan tersebut sangat egois.

Halaman
1234