Buntut Dugaan Kabur Karantina, Rachel Vennya Hadapi Masalah Hukum & Terancam 1 Tahun Penjara

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rachel Vennya terancam hukuman satu tahun penjara dugaan kabur karantina.

2. Tak pernah dikarantina di Wisma Atlet

Ketika ditanya Boy William mengenai isu yang menyebutkan bahwa dirinya sempat meminta sekamar dengan kekasihnya, Salim Nauderer, Rachel langsung memberi bantahan.

Rachel menerangkan bahwa dirinya bahkan sama sekali tidak pernah melakukan karantina di Wisma Atlet.

Namun ia tak dapat menjelaskan lebih lanjut terkait hal ini, lantaran berkaitan dengan pemeriksaannya di Polda nanti.

"Aku nggak bisa sebutin kronologinya seperti apa karena aku kan harus memberitahukan kronologi pertamanyanya seperti apa itu di polda. Tapi aku tidak karantina sama sekali di wisma atlet. Jadi aku tidak minta sekamar juga, karena memang kenyataannya aku tidak karantina sama sekali," jelas Rachel Vennya.

3. Bantah kabur demi pesta ulang tahun 

Rachel Vennya bantah tudingan kabur karantina demi pesta ultah (Instagram @rachelvennya)

Baca juga: Sandiaga Uno Komentari Ulah Rachel Vennya yang Kabur dari Karantina Covid-19: Prihatin dan Geram

Baca juga: Akui Egois, Fakta Rachel Vennya Kabur dari Wisma Atlet, Harusnya Karantina di Hotel & Ancaman Pidana

Selain itu, Rachel juga dituding kabur karantina lantaran ingin merayakan ulang tahunnya di Bali bersama para sahabat.

Menanggapi isu ini, ia pun memberikan penjelasan terkait masa karantina dan waktu keberangkatannya ke pulau Dewata.

"Aku pulang dari US itu tanggal 16 September. Aku sampai di Indonesia tanggal 17 September. Harusnya aku karantina dari tanggal 17 sampai 25 September. Nah tanggal 25 September sore itu aku baru ke Bali," terang Rachel.

4. Bela diri bawa anak naik pesawat ke Bali

Saat merayakan ulang tahunnya di Bali pun, Rachel Vennya diketahui mengajak serta kedua anaknya.

Padahal seharusnya saat ini anak-anak belum diperbolehkan untuk bepergian menaiki pesawat.

Rachel pun menjelaskan bahwa anak-anaknya itu diperbolehkan bepergian menggunakan pesawat karena Rachel sudah menerima surat tugas dan mendapat ijin dari pihak pihak travel yang bekerjasama dengannya.

"Itu juga bukan previlege aku. Orang mungkin melihatnya kayak mungkin aku berbuat curang gitu ya. Aku bisa bawa anak-anak aku karena aku tanggal 26 September itu memang ada kerjasama sama suatu travel agent untuk YouTube, dimana aku membawa seluruh keluarga aku. Nah disitu akhirnya aku mendapatkan surat tugas dari travel agent tersebut bahwa ijin untuk flight bersama anak-anak aku. Dan itu disetujui sama maskapainya," jelas Rachel.

Halaman
1234