Lawan Covid19

AMANKAN Pelaksanaan Acara Besar & Keagamaan dari Penyebaran Covid-19, Pemerintah Tekankan 5 Hal Ini

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Pemerintah Untuk Pemberantasan Covid-19, jelaskan 5 hal penting dalam penyelenggaraan acara besar di tengah pandemi Covid-19.

TRIBUNSTYLE.COM - Masyarakat Indonesia semakin siap dengan penyesuaian hidup normal yang baru, hidup berdampingan dengan pandemi Covid-19.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Coid-19) memberikan catatan penting terkait pelaksanaan acara-acara besar, termasuk acara keagamaan.

Satgas mengambil contoh pelaksanan upacara ngaben atau Pelebon Ida Nabe Gede Dwija Ngenjung tokoh pariwisata terkenal Bali yang dilakukan di Sanur.

Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan ada 5 catatan penting yang bisa menjadi acuan bagi masyarakat.

Pertama, persiapkan acara secara matang dan jauh-jauh hari.

Tujuannya agar Satgas, aparat keamanan, dan warga setempat dapat terlibat penuh untuk mengantisipasi titik lengah.

Baca juga: AMANKAN Pelaksanaan Acara Besar & Keagamaan dari Penyebaran Covid-19, Pemerintah Tekankan 5 Hal Ini

Baca juga: KADIN Perkuat Sektor Ekonomi, Peran Aplikasi PeduliLindungi Jadi Senjata Lawan Pandemi Covid-19

Termasuk jika ada masyarakat yang menonton dari jauh, yang sangat memungkinkan menyebabkan terjadinya kerumunan.

Kedua, memastikan test atau screening dilakukan kepada panitia maupun semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

“Hanya yang sehat dan sudah divaksinasi yang boleh terlibat jadi syarat penting acara keagamaan,” ujar Reisa pada konferensi pers terkait perkembangan penangan covid, Rabu (13/10/2021).

Ketiga, pemberlakuan QR scan di pintu masuk, fasilitas cuci tangan, hingga wajib masker.

Keempat, penempatan spanduk, baliho maupun dari pemandu acara atau MC agar selalu mengingatkan soal disiplin protokol Kesehatan.

Kelima, pemantauan Kesehatan antara panitia dan orang-orang yang terlibat dalam acara juga wajib diberlakukan.

Dengan adanya pengaturan dan protokol kesehatan tersebut, Reisa mengatakan semua panitia maupun orang-orang yang terlibat dalam acara Pelebon negatif Covid-19 yang dibuktikan dari hasil tes usai penyelenggaraan acara.

Baca juga: 3 Jenis Vaksin Covid-19 Ini Terbukti Efektif Kurangi Risiko Kritis, dari Sinovac hingga AstraZeneca

Baca juga: Serukan Vaksinasi & Protokol Kesehatan, Pemerintah Ajak Masyarakat Indonesia Sukseskan PON XX Papua

“Semua yang di tes 100 persen menunjukkan hasil yang negatif sampai saat ini. Kita doakan semoga seterusnya dalam kondisi yang sehat,” ujarnya.

Wilayah di tempat acara tersebut pun tidak dilaporkan adanya kasus positif setelah 5 hari acara itu berlalu.

“Ini membuktikan adaptasi kebiasaan baru, yaitu penegakan prokes dapat diadopsi di acara keagamaan yang sakral,” ujar dr Reisa.

(Tribunnews.com / Larasati Dyah Utami)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Catatan Penting Agar Pelaksanaan Acara Besar dan Keagamaan Aman dari Penyebaran Covid-19