Susu Beruang

Hindari Minum Susu Beruang Saat Diare, Maag Kambuh & Asam Lambung Tinggi? Simak Alasannya!

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penjelasan minum susu beruang saat sedang diare .(Ilustrasi)

Ada pula rumor yang mengatakan minum susu beruang saat sedang sakit bantu untuk cepat sembuh.

Apakah fakta atau hanya mitos?

Simak penjelasannya!

Manfaat susu beruang jika diminum saat sakit. (Kolase TribunStyle (Freepik))

Baca juga: Susu Beruang Bagi Pengidap Kolesterol, Diabetes & Hipertensi, Jangan Asal Minum, Simak Faktanya!

Baca juga: Minum Susu Beruang Bagi Penderita Patah Tulang, Benarkah Bantu Penyembuhan? Simak Faktanya!

1. Susu beruang adalah susu sapi

Susu beruang adalah susu sapi yang telah melewati proses sterilisasi yang baik di atas titik didih.

Sehingga terjaga dari kontaminasi bakteri.

Susu beruang murni juga tidak mengandung bahan pengawet.

Sehingga biasanya harus segera diminum karena tidak tahan lama.

2. Mitos sembuhkan penyakit

Susu beruang dikenal mengandung banyak manfaat untuk mengatasi berbagai penyakit.

Itu hanya mitos belaka.

Hingga kini belum ada penelitian mendalam terkait manfaat susu beruang bisa menyembuhkan penyakit.

3. Bantu penuhi nutrisi tubuh

Boleh-boleh saja mengonsumsi susu beruang saat sedang sakit.

Asalkan kamu tidak memiliki alergi terhadap susu sapi dan intoleransi laktosa.

Sama seperti susu sapi lainnya, susu beruang memberikan manfaat untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi dan cairan tubuh.

Namun susu beruang bukanlah obat untuk menyembuhkan penyakit.

4. Tak boleh diminum bersamaan dengan obat

Aturan minum susu beruang dan obat. (Ilustrasi) (Kolase (Freepik))

Baca juga: Wajah Bebas Jerawat, Anti Keriput & Glowing Alami, Coba 4 Racikan Masker Susu Beruang!

Susu beruang dan obat sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan.

Lantaran bisa mengurangi efektivitas obat yang diminum.

Kalsium pada susu mengikat manfaat yang terkandung pada obat, sehingga menetralisir obat.

Akibatnya khasiat obat tidak terserap oleh tubuh.

Saat minum obat, tubuh butuh waktu untuk melarutkan dan menyebarkannya dalam aliran darah.

Setelah itu baru bisa dirasakan efeknya untuk menyembukan bagian yang sakit.

Jika ingin mengonsumsi ambilah rentang minimal dua jam antara minum susu beruang dan minum obat.

Kamu bisa minum susu terlebih dahulu lalu dua jam kemudian minum obat.

5. Perhatikan gejala yang timbul

Apabila mengalami diare atau perut kembung setelah minum susu beruang, hentikan minum.

Selain itu, perlu untuk mengonsumsi makanan dan minuman bergizi lain.

Seperti sayur, buah, makanan yang mengandung protein seperti daging dan telur dan lain sebagainya.

Untuk informasi lebih lanjut konsultasikan dengan dokter.

(TribunStyle.com/Yuliana)

Baca artikel terkait susu beruang lainnya di sini>>