Reporter : Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Ernest Prakasa tanggapi komentar netizen yang menilai KPI lamban dalam pemberitaan Saipul Jamil, beri sentilan menggelitik.
Seperti diketahui, setelah diperbolehkan menghirup udara bebas, Saipul Jamil disambut bak pahlawan oleh para penggemarnya.
Bahkan pria yang akrab dipanggil Bang Ipul itu dikalungi rangkaian bunga.
Ia juga dijemput dengan mobil mewah di depan Lapas kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur.
Bebasnya Saipul Jamil ini bahkan sudah disambut berbagai program acara TV.
Banyak aktris dan YouTuber mengantri untuk mewawancarainya.
Baca juga: Sempat Bela Saipul Jamil Untuk Muncul di TV, Inul Daratista Minta Maaf: Jujur Tidak Ada Niat Apapun
Baca juga: Menolak Diam, Larissa Chou & Cinta Laura Kompak Kecam Penyambutan Kebebasan Saipul Jamil, Sentil KPI
Meski demikian, di sisi lain glorifikasi kebebasan Bang Ipul ini juga banjir protes karena dinilai terlalu berlebihan.
Sejumlah public figure secara lantang menyuarakan penolakan mereka di media sosial, seperti Najwa Shihab, Ernest Prakasa, hingga Cinta Laura.
Petisi boikot Saipul Jamil juga turut meramaikan media online.
Menanggapi banjir penolakan mantan suami Dewi Perssik tersbut, KPI akhirnya memberikan pernyataan resminya.
KPI meminta seluruh lembaga penyiaran televisi untuk tidak melakukan amplifikasi dan glorifikasi (membesar-besarkan dengan mengulang dan membuat kesan merayakan) tentang pembebasan Saipul Jamil dalam isi siaran.
Permintaan ini merespon sentimen negatif publik terkait pembebasan dan keterlibatan yang bersangkutan di beberapa program acara TV.
“Kami berharap seluruh lembaga penyiaran memahami sensitivitas dan etika kepatutan publik terhadap kasus yang telah menimpa yang bersangkutan dan sekaligus tidak membuka kembali trauma yang dialami korban,” tegas Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo, menyikapi aduan dan respon negatif masyarakat terkait pembebasan Saipul Jamil, Senin (6/9/2021).
KPI juga meminta lembaga penyiaran untuk lebih berhati-hati dalam menayangkan muatan-muatan perbuatan melawan hukum atau yang bertentangan dengan adab dan norma seperti (penyimpangan seksual, prostitusi, narkoba dan tindakan melanggar hukum lainnya) yang dilakukan artis atau publik figur.
“Kami berharap lembaga penyiaran lebih mengedepankan atau mengorientasikan unsur edukasi dari informasi yang disampaikan agar hal serupa tidak terulang serta sanksi hukum yang telah dijalani yang bersangkutan tidak dipersepsikan masyarakat sebagai risiko biasa,” kata Mulyo.
Mulyo menambahkan bahwa hak individu memang tidak boleh dibatasi tetapi hak publik dan rasa nyaman juga harus diperhatikan karena frekuensi milik publik dan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan dan kesejahteraan (termasuk kenyamanan) masyarakat.
“Mengedepankan hak individu tapi melukai hak masyarakat tentu tidak patut dilakukan,” ujarnya.
Baca juga: Arie Kriting Tolak Kerjasama dengan Stasiun TV yang Beri Saipul Jamil Panggung, Saya Tidak Rela
Baca juga: Euforia Kebebasan Saipul Jamil, KPI Ambil Langkah Tegas Ingatkan Stasiun TV Empati ke Trauma Korban
Menanggapi langkah KPI ini, Ernest Prakasa memberikan komentar positif.
Ia menunjukkan respectnya pada KPI lewat komentarnya yang menggelitik di akun Instagram.
Hal ini lantaran banyak netizen yang heran mengapa KPI baru bertindak tegas terkait pemberitaan Saipul Jamil setelah viral protes di medsos.
"Di IG TV gue rata-rata barusan pada komentar, haa dasar Indonesia, apa-apa harus viral dulu baru ditindak.
Hei, teman-teman, menurut saya ni, mendingan viral dulu baru ditindak, daripada udah viral pun tidak ditindak-tindak.
Justru dengan baru viral baru ditindak kita tahu, kalo ada masalah kita harus lapor kemana.
Laporlah ke netizen. Supaya ramai, supaya viral. Niscahya akan ditindak. Enak bukan"
Sempat Bela Saipul Jamil Untuk Muncul di TV, Inul Daratista Minta Maaf
Inul Daratista mengungkapkan permintaan maafnya usai memberikan pembelaan pada Saipul Jamil hingga mendukung mantan suami dari Dewi Perssik itu untuk muncul di TV.
Baru-baru ini, pedangdut Inul Daratista mengungkapkan pembelaannya pada Saipul Jamil yang baru saja bebas dari penjara.
Inul Daratista bahkan mendukung Saipul Jamil untuk muncul di TV.
Namun sayang, pembelaannya itu justru menuai amarah dari khalayak ramai.
Publik menilai Inul terlalu mendukung pelaku pelecehan seksual untuk muncul di TV hingga melupakan nasib para korban-korban dari pelecehan itu sendiri.
Hingga akhirnya, hujatan demi hujatan pun menghampiri istri dari Adam Suseno tersebut.
Baca juga: Biarkan Dia Eksis Inul Daratista Dukung Saipul Jamil Muncul di TV, Siapkan Project Bersama
Baca juga: PUPUS Harapan Saipul Jamil Muncul di TV, Program Ini Blacklist Bang Ipul, Kiky Saputri Beri Jaminan
Sadar dirinya telah berbuat salah, kini pemilik goyang ngebor itu akhirnya meminta maaf.
Dia mengutarakan penyesalannya melalui akun Instagram miliknya.
Uniknya, Inul tidak langsung menyebut nama Saipul Jamil tapi menggantinya dengan kata si Fulan.
"Saya MEMINTA MAAF yg sebesar besarnya jika dalam tayangan dan komentar saya tentang si Fulan sangat menyakiti anda semua," tulis Inul Daratista dalam Instagramnya, dikutip Tribun Style, Senin, 6 September 2021.
"Sejujurnya tidak ada niatan untuk apapun. Dengan si fulan pun sebagai teman," sambungnya.
Inul beralasan, pembelaannya kepada Saipul Jamil adalah hal yang wajar, saat lama tak bertemu teman dan berjumpa kembali.
"Bagi saya selalu melihat sisi baik seseorg saja meski tindakannya tidak baik.
Wajar lama tidak bertemu lalu berjumpa kembali.
Bagi saya apapun hal negatif yang ada pada dirinya, saya tidak turut campur," ujarnya.
Ibu satu anak itu pun menjelaskan jika dalam sebuah program, dirinya dituntut untuk menyajikan yang terbaik untuk para penonton.
Maka dari itu, dia tidak bermaksud untuk mengistimewakan Saipul Jamil.
"Dalam sebuah program kadang kita dituntut harus bisa membuat isi dari program bagus dan menarik meski di luar on air tidak ada hal apapun yang harus di bahas dan dilakukan.
Dan hubungan sebatas teman dan cerita apapun soal si fulan, siapapun sebagai teman saya selalu mendoakan yang terbaik dan tidak ada kata Meng istimewakan," terang Inul.
Mengakhiri penjelasannya, Inul kembali menyampaikan permintaan maafnya.
Dia meminta maaf terkait komentar serta tindakannya yang dianggap salah lantaran membela Saiful Jamil.
"Sekali lagi saya minta maaf yang sebesar-besarnya pada netizen semua nggih.
Manusia tidak ada yang sempurna sekiranya apapun yang menyangkut tentang saya dan si fulan kemaren," tulis Inul.
"Saya dengan segala kerendahan hati Mohon Maaf yang sebesar-besarnya.
Karena sudah menyakiti hati anda semua tentang komentar dan tindakan salah saya menurut anda semua," tutup Inul.
Meski telah meminta maaf, namun sayang, Inul justru memilih untuk menutup kolom komentar di Instagramnya.
Hal ini seolah mengisyaratkan bahwasanya dia takut akan komentar-komentar negatif terus menyerbu dirinya dan keluarga.
(TribunStyle.com / Triroessita Intan P/ Joni)
Baca juga artikel terkait Saipul Jamil di sini >>