Reporter: Yuliana Kusuma Dewi
TRIBUNSTYLE.COM - KPI ambil langkah tegas minta stasiun tv tak besar-besarkan penyambutan kebebasan Saipul Jamil.
Pedangdut Saipul Jamil resmi bebas dari penjara pada Kamis, 2 September 2021 lalu.
Pria yang akrab disapa Bang Ipul itu mendekam di penjara sekitar 5 tahun 7 bulan.
Dirinya tersandung kasus pelecehan seksual dan penyuapan panitera hakim.
Kebebasan Saipul Jamil disambut meriah.
Baca juga: Sempat Bela Saipul Jamil Untuk Muncul di TV, Inul Daratista Minta Maaf: Jujur Tidak Ada Niat Apapun
Baca juga: Menolak Diam, Larissa Chou & Cinta Laura Kompak Kecam Penyambutan Kebebasan Saipul Jamil, Sentil KPI
Keluar dari penjara mantan suami Dewi Perssik itu mendapatkan rangkaian kalung bunga hingga dijemput dengan mobil Porsche merah.
Tak hanya itu, Saipul juga banjir job televisi setelah bebas.
Hal ini menimbulkan kontroversi hingga munculnya petisi boikot Saipul Jamil dari televisi.
Saat ini petisi tersebut sudah ditandatangani hingga 300 ribu lebih.
Sederet publik figur seperti Ernest Prakasa, Najwa Shihab hingga Cinta Laura ikut menuliskan kritikan.
Menanggapi itu, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat lantas mengambil langkah tegas.
KPI meminta statiun televisi untuk tidak membesar-besarkan penyambutan kebebasan Saipul Jamil.
"Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta seluruh lembaga penyiaran televisi
untuk tidak melakukan amplifikasi dan glorifikasi (membesar-besarkan dengan mengulang dan membuat kesan merayakan)
tentang pembebasan Saipul Jamil dalam isi siaran.
Permintaan ini merespon sentimen negatif publik terkait pembebasan dan keterlibatan yang bersangkutan di beberapa program acara TV," dikutip dari unggahan Instagram KPI Pusat, Senin 6 September 2021.
KPI juga mengingatkan agar stasiun televisi untuk berempati terhadap trauma korban.
“Kami berharap seluruh lembaga penyiaran memahami sensitivitas dan etika kepatutan publik terhadap kasus yang telah menimpa yang bersangkutan
dan sekaligus tidak membuka kembali trauma yang dialami korban."
Baca juga: 5 Kritikan Figur Publik Soroti Kebebasan Saipul Jamil, Termasuk Ernest Prakasa dan Najwa Shihab
KPI menyinggung soal kasus yang menjerat Saipul Jamil.
Meminta stasiun tv menayangkan siaran yang memberikan edukasi dan informasi.
“Kami berharap lembaga penyiaran lebih mengedepankan atau mengorientasikan unsur edukasi dari informasi yang disampaikan agar hal serupa tidak terulang
serta sanksi hukum yang telah dijalani yang bersangkutan tidak dipersepsikan masyarakat sebagai risiko biasa,” kata Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo dikutip dari laman kpi.go.id.
Menjadi siaran yang ditonton banyak orang, KPI menghimbau stasiun TV mengedepankan kepentingan masyarakat.
"Mengedepankan hak individu tapi melukai hak masyarakat tentu tidak patut dilakukan," tegas Mulyo.
Najwa Shihab Kritik Euforia Kebebasan Saipul Jamil
Sebelumnya, Najwa Shihab turut menyoroti penyambutan Saipul Jamil yang menuai kontroversi.
Atas penyambutan yang terkesan seperti pahlawan itu, pembawa acara 'Mata Najwa' itu khawatir masyarakat luas tak akan malu jika terjerat kasus pelecehan seksual.
Rasa khawatir ini diungkap Najwa melalui sebuah unggahan di Instagram miliknya.
Dalam unggahannya, putri dari Quraish Shihab itu tampak membagikan sebuah video berjudul "Glorifikasi dan Bahaya Normalisasi Kekerasan Seksual".
Baca juga: Kebebasan Saipul Jamil Disambut Manis hingga Muncul di TV, Kemal Palevi: Dia Pelaku Pencabulan Loh
Baca juga: POPULER Kebebasan Saipul Jamil Disambut Bak Pahlawan, Denny Siregar Heran: Maaf, Ini Atlet Apa Ya?
Dalam video yang berdurasi 3 menit 19 detik itu menunjukkan momen-momen saat Saipul Jamil keluar dari Lapas Cipinang.
Saipul Jamil disambut dengan karangan bunga hingga dielu-elukan saat menaiki mobil Ferrari.
"Merayakan bebasnya pedangdut Saipul Jamil setelah lima tahun mendekam di penjara bukan perkara sembarangan.
Perilaku ini lama kelamaan bisa membuat 'pemakluman' atas kekerasan seksual terhadap dua remaja yang dilakukannya," tulis Najwa Shihab dikutip Tribun Style, Minggu, 5 September 2021.
Atas pembebasan Saipul Jamil yang seolah dirayakan ini, Najwa Shihab menilai hal itu dapat berpotensi membuat publik tak akan malu jika suatu saat nanti terjerat kasus yang sama dengan Saipul Jamil.
"Yang nggak kalah bahaya, orang-orang bisa nggak malu lagi kalau melakukan kekerasan seksual.
Selain itu, perilaku ini juga bisa bikin orang-orang jadi merasa 'biasa' melihat para pelaku kekerasan seksual," sambungnya.
Meski telah selesai menjalani hukuman, namun Najwa Shihab mengaku prihatin dengan para korban atas bebasnya mantan suami Dewi Perssik ini yang disanjung bak bahlawan oleh para penggemarnya.
"Belum lagi hal ini juga bisa membuat korban semakin takut buat berbicara dan terbuka," ujar Najwa Shihab.
Sontak, unggahan Najwa Shihab ini langsung menuai beragam reaksi dari warganet dan juga teman-teman dari sesama publik figur.
Tak sedikit dari mereka setuju dengan apa yang dikhawatirkan oleh Najwa Shihab.
"Disambut kalungan bunga," tulis Ari Lasso sambil membubuhkan emotikon menangis.
"Disambut bak Pahlawan, naik porche pulak itu," sindir Indra Kesuma.
"Miris banget kok bisa-bisanya disambut bak grand finalis Indonesia idol," timpal salah satu warganet.
(TribunStyle.com/Yuliana/JoniSetiawan)
Baca artikel terkait Saipul Jamil lainnya di sini >>>