Doa Muslim

Kapan Waktu Tidur Qailulah? Momen Seorang Muslim Disunnahkan Istirahat Siang, Dilindungi dari Setan

Ilustrasi tidur siang hari

Reporter : Triroessita Intan Pertiwi

TRIBUNSTYLE.COM - Punya waktu khsusus, Mmslim dianjurkan tidur di siang hari atau disebut tidur qailulah, simak penjelasan waktu yang paling tepat hingga keutamaannya.

Tidur menjadi salah satu kebutuhan manusia selama hidup.

Dari pandangan medis, tidur diartikan sebagai kondisi di mana seseorang mengoptimalkan kembali susunan organ tubuh setelah beraktivitas dengan mengistirahatkannya.

Semakin dewasa seseorang, maka waktu tidurnya akan semakin pendek.

Semisal bayi tidur 14-17 jam sehari, remaja 8-10 jam per hari, hingga lansia yang hanya tidur 7-8 jam per hari.

Baca juga: Hari Jumat, Ini 5 Amalan Istimewa yang Diajarkan Nabi SAW, Kemuliaan Sedekah Setara Bulan Ramadhan

Baca juga: Doa Sebelum Tidur Beserta 6 Amalan yang Dicontohkan Nabi SAW, Berwudhu hingga Matikan Lampu

Salah satu istirahat yang dianjurkan bagi seorang muslim adalah tidur qailulah.

 Qailulah dapat diartikan sebagai istirahat yang dilakukan pada pertengahan siang atau saat terik matahari sedang memuncak.

Imam Al-‘Aini mengatakan bahwa yang dimaksud adalah tidur di tengah siang. Sedangkan Al-Munawi mengatakan bahwa qoilulah adalah tidur di tengah siang ketika zawal (matahari tergelincir ke barat), mendekati waktu zawal atau bisa jadi sesudahnya. (Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 34: 130)

Ilustrasi tidur di siang hari (lifehack.org)

Dalil yang menganjurkan tidur qailulah (tidur siang) adalah hadits dari Anas radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Halaman
1234