Doa Muslim

Kunci Ringankan Beban Hidup, Berikut 5 Keistimewaan Membaca Dzikir Tasbih 'Subhanallah'

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi wanita berdzikir tasbih mengingat Allah SWT

Reporter : Triroessita Intan Pertiwi

TRIBUNSTYLE.COM - Berikut 5 kemuliaan membaca kalimat dzikir tasbih 'subhanallah', termasuk menghapus dosa-dosa dan ringankan beban hidup seorang muslim. 

Dzikir adalah ibadah yang sangat mulia dan dapat dilakukan kapan saja.

Selain setelah sholat, kita biasa berzikir saat pagi-petang juga sesaat sebelum tidur. 

Di antara fadilah berdzikir adalah bisa lebih menenangkan jiwa dan semakin mendekatkan diri pada Allah SWT.

Di antara dzikir yang bisa dirutinkan setiap saat, dibaca agar lisan terus basah dengan dzikrullah adalah kalimat tasbih 'subhanallah'.

Baca juga: 6 Kemuliaan Membaca Dzikir Istigfar Astagfirullahaladzim, Jauh dari Susah, Raih Rezeki Tak Diduga

Baca juga: Kumpulan Dzikir Sebelum Tidur, Muawwidzat hingga Ayat Kursi, Panen Pahala di Penghujung Hari

'Subhanallah' bisa diartikan dengan 'Maha Suci Allah'.

Makna dari kalimat tasbih adalah pengakuan untuk mensucikan Allah dari segala sekutu.

Allah bukanlah zat yang memiliki kekurangan, dan tidak membutuhkan apapun.

Ilustrasi berdzikir di malam hari. (Freepik)

Dengan mengucap kalimat tasbih, kita mengakui bahwa hanya Allah yang Maha Agung dan Maha Sempurna.

Lantas apa saja keistimewaan dari membaca kalimat tasbih?

Dilansir dari umma.id, berikut 5 keistimawaan membaca kalimat tasbih 'subhanallah':

1. Allah menghapus dosa dengan kalimat tasbih

Kalimat tasbih yang diucapkan bisa menghapuskan kejelekan pada diri kita, terutama jika kita membacanya sebanyak 100 kali.

Dengan mengucap tasbih sebanyak 100 kali, kita akan mendapat keutamaan tasbih seperti yang diajarkan oleh Rasulullah.

Rasulullah bersabda, “Apakah salah seorang tidak sanggup untuk mengusahakan seribu kebaikan setiap hari?” Maka Sahabat bertanya kepada beliau: “Bagaimana hal itu dapat diusahakan ya Rasulullah?” Beliau lalu berkata, “Yaitu bertasbih kepada Allah 100 kali, dengan tasbih tersebut dicatat 1.000 kebaikan untuknya dan dihapuskan dari padanya 100 keburukan (dosa)” (HR.Muslim).

2. Menjadi pemberat timbangan amal baik

Kalimat tasbih sangat disukai oleh Allah, dan kelak akan menjadi pemberat timbangan amal. Sebagaimana sabda Rasulullah, “Perkataan yang paling disukai Allah ada empat, yaitu : ‘Subhanallah’ (Maha Suci Allah), ‘wallhamdulillah’ (segala puji bagi Allah), dan ‘Laaila ha illallahu wallahu akbar’ (tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar)” (HR.Muslim).

“Dua kalimat yang ringan diucapkan lidah tetapi sangat memberatkan timbangan (amal) dan sangat disukai Allah adalah Subhanallahi wa bihamdihi, subhanallahil adziim (Artinya “Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya, Maha suci Allah yang Maha Agung”. (HR.Bukhari)

3. Menjadi saksi amal sholeh seseorang

Ilustrasi (mtviewmirror.com)

Baca juga: 7 Orang yang Doanya Tidak akan Ditolak oleh Allah SWT, Pemimpin yang Adil hingga Musafir

Baca juga: Doa Masuk Masjid, Lengkap Bacaan Saat Keluar, 7 Adab yang Diajarkan Nabi, Termasuk Sholat Sunnah

Kelak di hari kiamat, kalimat tasbih yang sering kita ucapkan akan menjadi saksi bagi kita.

Rasulullah bersabda, “Hendaklah kamu sekalian membaca tasbih, tahlil, dan taqdis (penyucian), maka janganlah kamu lalai dan ikatan dengan jari-jari, karena sesungguhnya bacaan-bacaan itu dijadikan mampu untuk berbicara (memberikan kesaksian pada hari kiamat)” (HR.Abu Daud, Tirmidzi dan Hakim).

4. Kalimat yang ringan, namun memberikan pahala yang sangat besar

Mengucapkan kalimat tasbih bukanlah ibadah yang sulit.

Tetapi ibadah yang sederhana ini bisa mendatangkan pahala yang sangat luar biasa bagi yang mengamalkannya.

Sebagaimana sabda Rasulullah, “Ada dua kalimat yang ringan atas lidah, tetapi berat di atas timbangan dan dicintai oleh Allah Yang Maha Pemurah, yaitu Subhanallah wa bihamdihi, Subhanallahil ‘adzim (Maha Suci Allah Yang Maha Agung)” (HR.Bukhari dan Muslim).

5. Bertasbih untuk meringankan beban kehidupan

Kepada Rasulullah, yang mendapatkan banyak tantangan dalam menyebarkan tauhid, Allah mengajarkan beliau untuk senantiasa bertasbih dan bersujud agar hati menjadi lapang. Allah berfirman,

وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّكَ يَضِيقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُولُونَ – فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُنْ مِنَ السَّاجِدِينَ

Artinya: “Dan sungguh, Kami mengetahui bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah engkau di antara orang yang bersujud.” (QS.Al Hijr: 97-98)

Untuk itu, maka akan sangat merugi jika kita melewatkan hari-hari tanpa membaca kalimat mulia ini.

(TribunStyle.com / Triroessita) 

Baca artikel terkait dzikir lainnya di sini >>