Anime

Sering Ada di Anime 18+, Apa Itu Fanservice? Seperti dalam Prison School hingga Rondo of Angels

Anime Cross Ange: Rondo of Angels, termasuk anime 18+ penuh adegan fanservice.

Boleh dibilang, fanservice bertujuan untuk 'menghibur', sesuai namanya.

Tujuannya, tentu, untuk memuaskan rasa dahaga para otaku atau penonton.

Itu akan me-refresh-kan otak dan menyenangkan pikiran.

Fanservice sebenarnya tidak berkaitan dengan benang merah dalam jalan cerita sebuah anime.

Ini hanya sebagai 'bumbu penyenang', biasanya ditampilkan dengan cara menonjolkan bagian-bagian yang dapat membuat penonton tertarik.

Umumnya, fanservice hadir dengan penuh adegan erotisme dan berbau mesum.

Oleh karena itu, kehadirannya sering ditemukan dalam anime dewasa atau 18+.

Adapun istilah tersebut pertama kali hadir dari komunitas otaku di Jepang.

Bahkan, fanservice sendiri terbagi menjadi dua, yakni Mr Fanservice untuk penonton cewek, dan Ms Fanservice buat penonton cowok.

Meski mendukung keberlangsungan sebuah anime, keberadaan fanservice yang berlebihan justru berbuntut hujatan.

Contoh anime 18+, Monster Musume: Everyday Life With Monster Girls. (Goboaino)
Halaman
1234