Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Virus Corona

Fakta Infeksi Jamur Hitam yang Menyerang Pasien Covid-19, dari Gejala hingga Cara Pencegahan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi mukormikosis. Usai Covid-19, seorang pria di India terinfeksi mukormikosis yang disebabkan oleh jamur hitam. Penyakit ini menyerang daerah mata

Selain itu, hal ini dapat mengancam jiwa pada penderita diabetes atau kekebalan tubuh yang menurun setelah melawan penyakit lain, termasuk Covid-19.

Dilansir dari BBC, penyebab munculnya jamur ini adalah penggunaan steroid yang tinggi.

Steroid digukana untuk mengurangi peradangan di paru-paru pada perawatan pasien Covid-19, dan tampaknya membantu menghentikan kerusakan yang terjadi ketika siste kekebalan tubuh bekerja berlebihan untuk melawan virus corona.

Akan tetapi, mereka juga mengurangi kekebalan dan meningkatkan kadar gula darah, baik bagi penderita diabetes maupun pasien non-diabetes Covid-19.

Kadar gula yang meningkat kemudian memuculkan jamur hitam tersebut.

Mucormycosis bisa mempengaruhi hidung, mata, bahkan hingga otak.

Biasanya, jamur ini menyerang setelah 12-18 hari pemulihan dari Covid-19.

Hampir setengah kasus infeksi jamur hitam di India terkena saat mereka masih menerima perawatan Covid-19.

Ilustrasi jamur hitam mucomycosis (IST)

Gejala Jamur Hitam atau Mucormycosis

Dikutip dari cdc.gov, berikut adalah gejala yang dialami:

Gejala mucormycosis rhinocerebral (sinus dan otak) meliputi:

- Pembengkakan wajah satu sisi

- Sakit kepala

- Hidung atau sinus tersumbat

Halaman
1234