Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Pandemi

INFEKSI Jamur Hitam di India Buat Bola Mata Pasien Covid-19 Harus Diangkat, Kini Ancam Indonesia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bahaya infeksi jamur hitam bagi pasien Covid-19, harus menjalani pengangkatan bola mata.

TRIBUNSTYLE.COM - Bahaya infeksi jamur hitam bagi pasien Covid-19, harus menjalani pengangkatan bola mata.

Fenomena infeksi jamur hitam di India kini sudah masuk di Indonesia bahkan menyebabkan masalah kesehatan serius.

Infeksi jamur hitam yang disebut mucormycosis adalah jenis jamur yang biasanya ditemukan di tanah, tanaman, kotoran hewan, sayuran dan buah-buahan yang membusuk.

Jamur hitam ini dapat menginfeksi sinus, otak, dan paru-paru, sehingga dapat mengancam nyawa pasien.

Infeksi jamur hitam India banyak dialami pasien yang telah sembuh dari Covid-19 maupun yang baru dalam pemulihan.

Infeksi jamur hitam buat bola mata pasien Covid-19 harus diangkat. (India.com)

Baca juga: Positif Covid-19, Ini 8 Cara Dapat Obat Gratis untuk Pasien Isoman dari Kemenkes dan Good Doctor

Baca juga: Pernah Kena Covid-19? Ternyata Tubuh Pasien Sembuh Bisa Kebal Virus Corona Selama 1 Tahun

Bahkan, ada beberapa kasus pasien Covid-19, mulai dari anak-anak hingga dewasa yang harus pasrah menjalani operasi pengangkatan bola mata.

Berdasarkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gejala mukormikosis bisa berbeda-beda, tergantung tipe infeksi jamur hitam mana yang menyerang.

Di antara gejala umum infeksi jamur hitam tersebut yaitu mual dan muntah, sakit perut, demam, batuk, sakit kepala, nyeri dada, sesak napas, hidung tersumbat, hingga pembengkakan wajah satu sisi.

Jamur ini mempengaruhi hidung, mata dan kadang-kadang otak, dan biasanya menyerang 12-18 hari setelah proses pemulihan Covid-19.

 

Dokter percaya infeksi jamur hitam ini memiliki tingkat kematian keseluruhan 50 persen.

Infeksi ini mungkin dipicu oleh penggunaan steroid, pengobatan yang menyelamatkan jiwa untuk pasien Covid-19 yang sakit parah dan kritis.

Steroid mengurangi peradangan di paru-paru untuk Covid-19 dan tampaknya membantu menghentikan beberapa kerusakan yang dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bekerja terlalu keras untuk melawan virus corona.

Tetapi mereka juga mengurangi kekebalan dan meningkatkan kadar gula darah pada penderita diabetes dan pasien Covid-19 non-diabetes.

Penurunan imun tersebut diyakini dapat mendorong timbulnya kasus-kasus infeksi jamur hitam.

Halaman
123