Pandemi

Momen Idul Adha Bisa Jadi Momen Baik untuk Sembuhkan Anosmia Akibat Covid-19, Caranya?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rupanya momen Hari Raya Idul Adha ini bisa menjadi waktu baik bagi pasien Covid-19. Bisa kembalikan indera penciuman.

TRIBUNSTYLE.COM - Rupanya momen Hari Raya Idul Adha ini bisa menjadi waktu baik bagi pasien Covid-19. Bisa kembalikan indera penciuman.

Selasa (20/7/2021), umat muslim di dunia tengah merayakan Hari Raya Idul Adha.

Meski masih dilingkupi dengan bayang-bayang virus corona (Covid-19) yang semakin mengganas, rupanya tak menyurutkan langkah kaum muslim untuk tetap berkurban.

Idul Adha dianggap bisa mengembalikan indera penciuman dan perasa yang hilang akibat Covid-19 atau sering disebut dengan anosmia.

Idul Adha bisa menjadi waktu baik bagi pasien Covid-19. (Ananda Bayu/ Tribunnnews.com)

Baca juga: DILARANG Konsumsi 6 Obat Ini bagi Pasien Covid-19 yang Sedang Isoman, Tak Direkomendasikan WHO

Baca juga: BISAKAH Program Bayi Tabung Berhasil Jika Sang Ibu Terpapar Covid-19? Simak Penjelasan Dokter

Lantas, apa sebenarnya hubungan Idul Adha dengan menyembuhkan anosmia akibat Covid-19?

Saat Idul Adha, sebagian masyarakat akan banyak mengonsumsi daging merah, seperti daging kambing dan daging sapi.

Seperti diketahui, daging kambing yang beraroma prengus dan berbau tajam inilah yang dinilai dapat mengembalikan indera penciuman dan perasa yang hilang akibat Covid-19.

Dilansir Kompas.com dari Harvard Health Publishing, secara umum, para ahli telah memberikan saran untuk membangkitkan kembali saraf penciuman.

Sebagian besar dari mereka merekomendasikan latihan penciuman.

Latihan penciuman tidak hanya dilakukan dengan mengendus berbagai aroma.

Halaman
1234