Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Berita Terpopuler

POPULER Sejarah Coca-Cola Jadi Minuman Terpopuler, Ada Kisah Tragis Penemunya yang Jatuh Miskin

Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Suli Hanna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejarah Coca-Cola dan penemunya John Pemberton

Reporter: Amirul Muttaqin

TRIBUNSTYLE.COM - Merek minuman Coca-Cola tengah menjadi perbincangan setelah momen Cristiano Ronaldo menggeser dua botol Coca-Cola dan menggantinya dengan botol air mineral.

Momen tersebut terjadi dalam konferensi pers jelang pertandingan Hungaria vs Portugal dalam matchday 1 Grup Euro 2020, Selasa (15/6/2021) malam WIB.

"Minumlah Air, bukan Coke (Coca-Cola)," kata Cristiano Ronaldo.

Coca-Cola adalah merek minuman ringan berkarbonasi dari Amerika Serikat yang telah mendunia.

Dikutip dari berbagai sumber, inilah sejarah berdirinya Coca-Cola hingga menjadi merek minuman terbesar di dunia.

Baca juga: Alasan Cristiano Ronaldo Ganti Botol Coca-Cola dengan Air Mineral, Singgung Jati Diri Seorang Atlet

Baca juga: Buntut Cristiano Ronaldo Singkirkan Botolnya, Saham Coca-Cola Langsung Anjlok hingga 57 Triliun

Coca-Cola (YouTube)

Dikutip dari situs resminya, Coca-Cola pertama kali diperkenalkan pada tanggal 8 Mei 1886 oleh John Styth Pemberton.

Pemberton merupakan seorang ahli farmasi dari Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.

Dialah yang pertama kali mencampur sirup karamel yang kemudian dikenal sebagai Coca-Cola.

Pemberton awalnya membuat sirup tersebut sebagai obat penghilang rasa sakit pengganti morfin yang membuatnya kecanduan. 

Suami dari Ann Eliza Clifford itu menderita luka parah akibat perang sipil Amerika yang membuatnya mengonsumsi morfin hingga kecanduan.

Ia melakukan banyak ujicoba dengan menggunakan kombinasi berbagai bahan, salah satunya mengombinasikan tanaman coca dengan biji kola.

Pemberton kemudian mengemas sirup hasil ujicobanya itu dan kemudian menawarkannya ke sejumlah toko obat sebagai sampel. 

Orang-orang setuju, bahwa bahan campuran itu memang sangat menarik. 

Halaman
1234