KASUS Covid-19 di Kudus Melonjak 5 Kali Lipat, Satgas Penanganan Covid: Berawal dari Tradisi Kupatan

Penulis: Octavia Monalisa
Editor: Suli Hanna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Penanganan Covid-19

Reporter: Octavia Monalisa

TRIBUNSTYLE.COM - Jumlah pasien terpapar Covid-19 di Kudus, Jawa Tengah masih terus bertambah.

Bahkan saking banyaknya, pasien Covid-19 asal Kudus ini terpaksa dirujuk ke Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali.

Terhitung sebanyak 69 pasien Covid-19 asal Kudus, gelombang pertama sudah tiba di Asrama Haji Donohudan, Minggu (6/6/2021) malam.

Mengutip dari Tribunnews.com, kasus Covid-19 di Kudus melonjak hingga lima kali lipat.

Kini jumlah pasien terpapar Covid-19 di Kudus sudah mencapai 783 kasus sejak 26 Mei lalu.

Jumlah pasien Covid-19 yang mungkin akan dirujuk ke Asrama Haji Donohudan pun kemungkinan bisa terus bertambah.

Baca juga: HAMIL 7 Bulan, Perawat Ini Meninggal Bersama Bayi Dalam Kandungan, Terpapar Covid-19 dari Pasien

Baca juga: Tak Diizinkan Cuti, Pegawai Bank Pasien Covid-19 Ini Bawa Tabung Oksigen ke Kantor, Ini Kronologinya

Gelombang pertama, pasien Covid-19 asal Kudus dirujuk ke Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali (TribunSolo/Fristin Intan)

Menurut Juru bicara Satgas penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, melonjaknya kasus Covid-19 di Kudus ini berawal dari kegiataan ziarah keagamaan dan tradisi kupatan.

"Peningkatan kasus di Kudus adalah kegiatan ziarah keagamaan dan tradisi kupatan," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Jumat, (4/6/2021).

Meski begitu, hingga kini pihaknya masih terus melakukan Whole Genome Sequencing (WGS) untuk mencari tahu penyebab pasti lonjakan Covid-19 tersebut.

"Whole Genome Sequencing sedang dilakukan dan menunggu hasil dan akan diumumkan saat hasilnya telah keluar," katanya.

Sementara itu, gelombang pertama dari 69 pasien Covid-19 asal Kudus yang dirujuk ke Asrama Haji Donohudan akan terus dipantau ketat petugas.

Mereka akan menjalani isolasi mandiri dengan menghuni dua blok.

"Pasien OTG asal Kudus ini akan ditampung di bangsal Mekkah, tiap kamar 8 orang dengan blok A 64 dan blok B 64," jelasnya kepada TribunSolo.com, Minggu (6/6/2021).

Halaman
1234