JERITAN Dokter Seusai Bantu Persalinan Bayi Kembar, Kondisi Tak Biasa Buat Ibunya Tersenyum: Meleleh

Editor: Galuh Palupi
Ilustrasi bayi kembar

Ventilator dilepas pada tanggal 6 April, dan ia menyadari bayinya telah lahir.

"Aku merasa seperti mendapatkan keajaiban," kata Primachenko kepada laman Today, dilansir dari Grid.ID ( grup TribunJatim.com ).

Saat belum bisa menggendong putrinya,Primachenko melihatnya melalui aplikasi FaceTime, dan putrinya telah dites negatif Covid-19.

Suaminya David dan putri sulung mereka, Emily (11 bulan) tidak mendapatkan hasil positif Covid-19, sehingga mereka diperbolehkan menggendong putrinya yang baru lahir di NICU.

Saudari kembarnya, Oksana Luiten, terus mengabari keluarga dan kerabat tentang perjuangan Primachenko melawan penyakit, dan memohon doa melalui Instagram agar diberi keajaiban untuk sembuh.

Di samping kisah persalinannya yang penuh keajaiban, Primachenko juga mengaku tidak akan pernah lupa dengan pengalamannya berada dalam perawatan intensif Covid-19.

Baca juga: POPULER Setelah Pecel Lele, Kini Viral Tarif Parkir Mobil di Sekitar Malioboro, hingga Rp 20 Ribu

Ia ingat ketika semua orang memberinya tepuk tangan seiring ia keluar dari ruang perawatan intensif (ICU). 

"Ini adalah rahmat Tuhan," ungkap dia.

Lewat kisah ini, Primachenko berharap dapat memberikan motivasi pada semua orang dalam melalui masa pandemi yang sulit ini.

"Bahwa selalu ada harapan bahkan di hari-hari paling sulit, dan kita bisa bersandar kepada Tuhan serta orang-orang di sekitar kita," kata dia.

Ia pun merasa tak percaya dengan banyaknya orang yang memberinya doa agar bisa melalui proses tersebut, dan Primachenko sangat bersyukur akan hal itu.

Memberi nama putrinya "Ava" juga memiliki makna tersendiri. 

Ternyata, nama Ava memiliki arti "napas kehidupan".

"Jadi, dia adalah napas kehidupan baru kami," ungkap dia. (Tribun Jatim)

#Sarah #bayikembar