JERITAN Dokter Seusai Bantu Persalinan Bayi Kembar, Kondisi Tak Biasa Buat Ibunya Tersenyum: Meleleh

Editor: Galuh Palupi
Ilustrasi bayi kembar

Suaminya yang menemaninya juga terlihat menangis gara-gara hal tersebut.

Kini usia bayi Sarah sudah menginjak lima tahun.

Dan ternyata mereka tetap suka untuk berpegangan tangan. 

ILUSTRASI Kisah dokter menjerit setelah lahirkan bayi kembar. (iStockphoto/EKSTAZA)

Ia mengalami koma karena diagnosis Covid-19.

Adalah Angela Primachenko (27) yang merasakan keajaiban karena melahirkan ketika dirinya dalam keadaan koma akibat terjangkit virus corona.

Ketika dites positif Covid-19 pada 24 Maret 2020, kandungan Primachenko berusia 33 minggu atau lebih dari delapan bulan.

Baca juga: NASIB Pedagang Pecel Lele Malioboro yang Viral, Kena Sanksi Tutup 3 Hari: Maaf Mencoreng Nama Yogya

Saat itu, dia merasakan demam dan gejala lainnya.

Delapan hari kemudian, perempuan asal Vancouver, Washington, Amerika Serikat itu harus dipasangi ventilator, dan dalam keadaan koma.

Pada saat yang sama, dia melahirkan putrinya setelah para dokter di Pusat Medis Salmon Creek Legacy menginduksi persalinan.

Hal itu dilakukan untuk memberi Primachenko lebih banyak kesempatan berjuang melindungi putrinya.

Halaman
123