Hari Lansia Nasional Diperingati 29 Mei, Ini Sejarahnya, Wujud Kepedulian Terhadap Orang Lanjut Usia
Inilah sejarah Hari Lansia Nasional diperingati setiap 29 Mei, wujud penghargaan dan kepedulian terhadap orang lanjut usia.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Suli Hanna
Reporter: Gigih Panggayuh
TRIBUNSTYLE.COM - Inilah sejarah Hari Lansia Nasional diperingati setiap 29 Mei, wujud penghargaan dan kepedulian terhadap orang lanjut usia.
Setiap 29 Mei, Indonesia memperingati Hari Lanjut Usia Nasional.
Ini merupakan salah satu hari penting sebagai wujud kepedulian dan penghargaan terhadap orang lanjut usia.
Tahun ini, 29 Mei 2021, diperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang ke-25.
HLUN merupakan hari penting secara nasional, tapi bukan hari libur.
Selain itu, HLUN berbeda dengan Hari Lansia Internasional yang diperingati setiap 1 Oktober.
Baca juga: Jadi Pedoman Hidup dalam Bermasyarakat, Ini Sejarah Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara RI
Baca juga: 5 Tokoh Pelopor Hari Kebangkitan Nasional, Berawal dari Berdirinya Organisasi Boedi Oetomo
Lantas, bagaimana asal-usul ditetapkannya 29 Mei jadi Hari Lansia Nasional?
Dirangkum dari berbagai sumber, inilah sejarah HLUN diperingati setiap 29 Mei.
Sejarah Hari Lanjut Usia Nasional
Asal-usul peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ini tak lepas dari sejarah kemerdekaan Indonesia.
Peringatan ini untuk mengenang dan menghormati sosok Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat.
Hal tersebut lantaran Radjiman Wedyodiningrat memimpin sidang pertama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Kala itu, Radjiman menjadi pemimpin sidang saat usianya lanjut.
Adapun sidang BPUPKI yang dipimpinnya itu berlangsung pada 29 Mei 1945.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/hari-lanjut-usia-nasional-2021.jpg)