TERKUAK Kisah Pilu Bocah yang Viral Disiksa Ayah Kandung, Ternyata Dianggap Aib Keluarga Ibunya

Editor: Monalisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kisah pilu bocah yang disiksa ayah kandungnya kini ikut terungkap.

TRIBUNSTYLE.COM - Pihak kepolisian akhirnya mengungkap fakta baru kasus viral bocah yang disiksa ayah kandung di Tangerang Selatan.

Siapa sangka, tak hanya disiksa ayah kandung, kisah hidup bocah berusia lima tahun itu ternyata begitu memilukan.

Bocah tersebut rupanya dianggap aib oleh keluarga ibunya sendiri.

Hal itulah yang membuat bocah malang tersebut tinggal dan diasuh oleh ayah kandungnya.

Mengutip dari TribunWow.com Sempat Viral Bocah Perempuan Disiksa Ayah Kandung, Korban Ternyata Dianggap Aib oleh Keluarga Ibunya, korban ternyata anak dari hasil nikah siri ayahnya dengan istri kedua.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin dalam akun Instagram @poldametrojaya, Senin (24/5/2021).

Baca juga: DISIKSA Ayah Kandung, Pengakuan Bocah 5 Tahun Buat Polwan Merinding: Papa Gak Jahat, Aku Udah Maafin

Baca juga: TEREKAM Aksi Keji Ayah Siksa Bocah 5 Tahun, Sang Anak Hanya Terdiam Tak Nangis, Videonya Viral

Viral video bocah disiksa ayah kandungnya di Serpong, Tangerang Selatan. Pelaku bernama Wahyu Handoko kini telah ditangkap anggota Polres Metro Tangerang Selatan (Instagram @jokersupriadi)

AKBP Iman menyampaikan, saat ini kondisi korban sudah jauh lebih membaik dibanding sebelumnya.

Kini korban sehari-hari beristirahat di rumah dinas Kapolres Tangsel.

Sedangkan aktivitas sehari-hari, korban ditempatkan di Kantor Polres Tangsel didampingi oleh sejumlah polisi wanita (Polwan).

AKBP Iman menjelaskan, pelaku diketahui menikah sebanyak dua kali.

Kemudian korban lahir dari pernikahan kedua yang mana pelaku menikah secara siri dengan ibu kandung korban.

"Si ayah ini memiliki seorang istri yang mana mereka berdua tidak memiliki anak," ujar AKBP Iman.

"Lalu kemudian dalam perjalanan, si ayah ini bertemu lagi dengan seorang perempuan.

Ia melakukan nikah siri dengan si perempuan ini lalu lahirlah korban."

Halaman
123