Puasa Syawal atau Puasa Qadha Ramadhan yang Harus Didahulukan? Simak Penjelasan serta Tata Caranya

Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Dhimas Yanuar
Ilustrasi berniat puasa sunah.

Berikut ini tata cara serta bacaan niat puasa qadha dan Syawal.

1. Melafalkan Niat

Jangan lupa berpuasa didasari dengan niat telebih dahulu.

- Bacaan Niat Puasa Syawal

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT."

Jika seseorang mendadak ingin melaksanakan puasa Syawal di pagi hari, maka diperbolehkan meskipun dia tidak berniat saat malam harinya.

Niat boleh dibacakan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

- Bacaan Niat Puasa Syawal yang Dibacakan Siang Hari

Halaman
1234