Ramadhan 2021

Ibadah yang Bisa Dilakukan Wanita Haid atau Nifas saat Sambut Malam Lailatul Qadar, Ini Amalannya

Editor: Nafis Abdulhakim
Ilustrasi seorang muslimah sedang berdoa

TRIBUNSTYLE.COM - Pada 10 hari terakhir Ramadhan, orang berlomba-lomba beribadah untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar.

Lantas, bagaimana untuk wanita yang sedang haid atau nifas?

Bulan Ramadhan menjadi bulan yang mulia karena adanya peristiwa turunnya Al-Quran, yang disebut malam qadar atau Lailatul Qadar.

Dalam buku Panduan Ramadhan terbitan Pustaka Muslim dijelaskan, dalam berbagai riwayat hadist, Lailatul Qadar disebutkan terjadi di 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Umat muslim dianjurkan untuk menghidupkan malam qadar dengan memperbanyak ibadah.

Dalam sebuah riwayat, Aisyah menceritakan Rasulullah sangat bersungguh-sungguh pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan, melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.

“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174).

Yang dimaksudkan dengan menghidupkan Lailatul Qadar adalah menghidupkan mayoritas malam dengan ibadah dan tidak mesti seluruh malam.

Menghidupkan malam Lailatul Qadar pun bukan hanya dengan shalat, bisa pula dengan dzikir dan tilawah Al Qur’an.

Namun, untuk seorang wanita yang sedang mengalami haid, bagaimana cara menghidupkan malam Lailatul Qadarnya?

Halaman
1234