NANGIS Tahu Muridnya Gugur, Terkuak Kondisi Mantan Komandan KRI Nanggala, Terbaring Tak Bisa Bicara

Editor: Monalisa
Kolonel Iwa Kartiwa nangis tahu anak didiknya gugur bersama KRI Nanggala 402

Menurut Anton, selama ini pasukan khusus kapal selam saat bertugas sangat mengetahui risikonya selama menyelam di bawah lautan.

Baca juga: ISAK TANGIS Istri Serda Pandu, Pilu Peluk Foto Suami saat Tabur Bunga KRI Nanggala: Ketemu di Surga

3. Rajin puasa Senin Kamis

Menurut Anton, para kru kapal selam sudah tahu risikonya saat bertugas.

"Tapi kalau kapal selam itu mereka tahu saat sudah masuk dan bertugas tidak ada celah untuk selamat jika sedang berada di dalam air.

Di kapal selam itu, personel keluar langsung pecah tubuhnya karena tekanan air bawah laut.

Kalau mesin mati langsung tidak bisa selamat," ujar Anton.

Makanya, Anton dulu sempat keheranan karena adiknya dan rekan-rekannya sangat rajin berpuasa Sunah Senin Kamis dan selalu mendekatkan dirinya ke pencipta.

Dirinya pun langsung mengetahui alasannya bahwa tugas yang dulu jumlahnya hanya 150 orang di Indonesia sebagai pasukan khusus kapal selam saat bertugas menggadaikan hidupnya selama berada di dalam air.

"Mereka gadaikan hidup dengan maut.

Mereka kenapa lagi dinas puasa terus senin-kamis, saya batu tahu alasannya mungkin saat berdinas berhadapan dengan maut.

Halaman
1234