Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Nama Herjunot Ali Viral, Dikabarkan Jadi Pengganti Dikta Dihati Enzy Storia, Junot: Cocok Nggak?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Enzy Storia dan Herjunot Ali

Reporter: Putri Asti

TRIBUNSTYLE.COM - Usai dijodohkan dengan Dikta, kini Enzy Storia berbalik dijodohkan dengan Herjunot Ali.

Hal itu lantaran netizen memperhatikan perlakuan manis Herjunot Ali saat menjadi bintang tamu di acara milik Enzy Storia dan Hesti Purwadinata di kanal YouTube KUY Entertainment.

Dalam video yang diunggah di YouTube KUY Entertainment Selasa (27/4/2021) tersebut, mereka bertiga melakukan sebuah permainan.

Permainannya adalah mereka bertiga harus menyebutkan nama masing-masing dan lawan bicaranya saat sedang mengobrol.

Dalam permainan itu, jika kalah, wajahnya akan ditempel dengan lakban.

Baca juga: 5 Fakta Dikta, Vokalis Yovie & Nuno yang Sempat Viral Gegara Isu Lamar Enzy Storia, Masih Salting?

Baca juga: Dikta Ngaku Ingin Punya Pasangan hingga Beberkan Tipe Cewek Idaman, Sikap Enzy Storia Jadi Sorotan

Seperti acara pada umumnya, Herjunot Ali diminta bercerita tentang kehidupan pribadinya oleh Enzy Storia dan Hesti Purwadinata.

Menjelang akhir permainan, Enzy melakukan kesalahan sehingga membuatnya kalah.

Enzy Storia dan Herjunot Ali (YouTube KUY Entertainment)

Tetapi ada kejadian yang membuat kru dan Hesti senyum-senyum dan menggoda Herjunot Ali.

Lantaran, seharusnya Herjunot menempelkan lakban di wajah Enzy namun sebaliknya dia menempelkannya di wajahnya sendiri.

“Yang ini Junot lakuin buat Enzy,” kata Herjunot sambil menggoda Enzy.

Kemudian, Enzy membalas perkataan Herjunot dengan memberikan sebuah pujian.

“Junot itu kan dari tadi kita lihat orangnya kayak lugas dalam berbicara kayak pintar gitu ya,” balas Enzy Storia.

Baca juga: Herjunot Ali Tak Mau Balikan Dengan Mantan Kekasih, Lebih Pilih Luna Maya Daripada Pevita Pearce

Baca juga: Ngakak! Niat Hubungi Pihak Maskapai, Enzy Storia Diprank Desta dengan Nomor Telepon Restoran Padang

"Cocok sama elu kak," timpal seorang kru merespons ucapan Enzy.

Halaman
1234