Royal Family

Tinggalkan Kerajaan Inggris, Pangeran Harry Kini Jadi Karyawan Baru di Perusahaan Startup BetterUp

Penulis: Joni Irwan Setiawan
Editor: Suli Hanna
Pangeran Harry.

"Saya cocok dengan pelatih saya yang sejujurnya benar-benar luar biasa dan selalu memberi saya nasihat baik dan perspektif yang segar, yang sangat berharga," ujarnya kepada WSJ.

"Ini tentang mengakui, bukan apa yang salah dengan kita, tetapi lebih tentang apa yang terjadi pada kita selama hidup," imbuhnya.

Harry mengatakan, kesehatan mental saat ini sangat penting untuk diperhatikan.

Mengingat, hambatan sosial yang semakin besar seperti keuangan, stigma dan lainnya.

Baca juga: Meghan Markle Ingin Bunuh Diri Saat Jadi Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry Ngaku Ketakutan

Pangeran Harry dan Meghan Markle (solotrust)

Sementara itu, CEO BetterUp, Alexi Robichaux tidak menyebutkan secara spesifik sikap kerajaan, khususnya terkait kompensasi kepada perusahaan atas bergabungnya Harry.

"Ini adalah peran yang berarti karena Harry akan bergabung dengan kepemimpinan sebagai pejabat perusahaan," ujarnya.

Robichaux berharap, Harry bisa memiliki peran dalan membuat keputusan strategi produk dan kontribusi lainnya, sembari mengadvokasi persoalan kesehatan mental kepada publik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Harry dan sang istri, Meghan Markle, telah meninggalkan kehidupan kerajaan secara penuh pada awal tahun 2020 silam.

Istana Buckingham pada 19 Februari 2021 mengonfirmasi bahwa Duke dan Duchess of Sussex ini tak akan kembali ke tugas kerajaan.

Halaman
1234