Berkain Tanpa Ribet, Simak Tips dari Arawinda Kirana: Bisa Dipadukan dengan Berbagai Fashion Item

Penulis: Hanna Suliatun
Editor: Dhimas Yanuar

Cara Mix and Match saat Ingin Tampil Berkain

"Mix n match kain, kita harus melihat, memikirkan, kain sebagai atasan atau bawahan yang biasa.

Kaya mix and match baju biasa," ujar Arawinda.

Baginya, berkain layaknya memakai baju biasa, hanya saja kali ini belum dijahit sehingga bebas dikreasikan jadi apa saja.

"Bisa ditambahin outer, atau daleman.

Tidak ada batasan. Sama kaya baju-baju biasanya. Sesuai preferensi styling perorang aja," lanjutnya.

"Personally, aku sering kepanasan, (jadi) sering bikin (sebagai) kemben.

Kalau lagi pengen kreatif, aku pake daleman kaya gini (kemeja, kebaya, atau baju setengah transparan yang sheer), atau aku taruh (kainnya) sebagai outer," jelas Ara.

"Aku juga suka nambahin selendang atau senteng yang biasanya diikat di perut orang Bali.

Aku pair sama sneakers atau docmart, boots."

Untuk sepatu, semua tergantung acara. 

"Tergantung occasion.

Kalo lagi pengen street wear, aku pakai boots atau sneaker.

Kalau lagi beachy, pakai sandal atau selop," tukasnya.

Beda Berkain untuk Perempuan dan Laki-laki

Ketika menggunakan kain sebagai bawahan, perhatikan hal dasar ini.

Ternyata ada bedanya jika kain digunakan laki-laki dan perempuan.

"Beda perempuan dan laki2 terletak pada metode pemakaian paling basic.

Perempuan itu masuknya sebelah kanan, terus tutup sebelah kiri," jelas Arawinda.

Arawinda Kirana mempraktikan cara berkain untuk perempuan (YouTube TribunStyle Official)

"Kl cowok kebalik, dia masuk sebelah kiri, terus tutup sebelah kanan.

Perbedaannya sama seperti kancing pada kemeja perempuan dan laki-laki," lanjutnya.

Arawinda Kirana mempraktikan memakai kain untuk laki-laki (YouTube TribunStyle Official)

Dari mana Temukan Inspirasi Berkain?

Sebagai pengguna kain untuk outfit sehari-hari, Arawinda ternyata mendapat inspirasi dari hal-hal tak terduga.

"Lukisan.

Lukisan-lukisan Indonesia masa lampau. Ada orang-orang berkain.

Potret-potret lawas, potret-potret kuno. Bisa ke pinterest. Kata kuncinya 'Indonesia 1920' atau 'Indonesia 1910'.

Sangat menarik melihat manusia-manusia Indonesia pada abad 1920 berkreasi kain kok udah jauh lebih modern daripada kita yang kayanya gitu-gitu aja," jelasnya.

Tips Merawat Kain

Susah-susah gampang, Arawinda punya trik khusus untuk merawat kain.

"Kain batik tulis, batik cap, kain Sulawesi lawas, aku cuci pakai tangan dan pakai sampo.

Karena sampo itu melembutkan kain.

Atau secara tradisional, bisa dicuci pakai lerak," terangnya.

Selebihnya, beberapa kain yang sekiranya tak akan luntur dan rusak, bisa dicuci menggunakan mesin.

Wah, ternyata tak ada batasan dalam berkain, ya.

Kamu bisa memadukan dengan apa saja.

Beberapa kain memang ada larangan dipakai di tempat tertentu, misalnya kain keraton di keraton.

Selebihnya, kamu bisa berkreasi mengenakan kain dalam beragam gaya.

Berikut video lengkapnya:

(TribunStyle.com/ Suli Hanna)

#TipsFashion #Berkain #ArawindaKirana

Baca juga: RAHASIA Fashion Wanita 2021, Selera Gayamu Bakal Auto Dikagumi: Kimono hingga Sepatu Hak Tinggi

Baca juga: POPULER 10 Trik Fashion yang Buat Gayamu 10 Tahun Lebih Muda, Cara Pakai Jeans hingga Ikat Pinggang