BERUBAH DRASTIS! Penampilan Arya Permana Manglingi, Dulu 192 Kg jadi 83 Kg, Kini Bisa Lari & Bermain

Editor: Monalisa
Transformasi Arya Permana setelah dilatih Ade Rai

Selain itu, Arya mengurangi porsi makan.

Dalam makan tiga kali sehari, Arya sudah kenyang hanya dengan empat sampai lima suap.

Dia juga mengonsumsi susu protein sesuai arahan dokter.

Baca juga: POPULER Melewatkan Sarapan Bisa Bikin Gemuk, Simak 7 Hal Sepele Lain yang Picu Kenaikan Berat Badan

Padahal, dulu Arya kerap makan tiga sampai empat bungkus mi instan dalam sehari atau menyantap tiga sampai empat porsi orang dewasa.

Pada Juli 2018, bobot Arya Permana turun hingga 91 kilogram menjadi 101 kilogram.

Ia juga harus menjalani operasi di RSHS untuk menghilangkan gelambir di tubuhnya setelah berat badannya turun drastis.

Olahraga dibantu binaragawan Ade Rai

Sejak pertengahan 2016, binaragawan Ade Rai membantu Arya untuk menurunkan berat badannya.

Saat itu Ade Rai menemui Arya di Rumah Sakit Hasan Sadikin dan berpesan agar singgah ke ruang olahraganya jika main ke daerah Bandung.

Selepas dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Arya pun mencoba datang untuk berolahraga.

Ia mengaku dituntun oleh Ade Rai menggunakan sejumlah alat kebugaran.

"(Pertama-tama) diajarin yang ringan-ringan.

Angkat kabel, push up di tembok," ucap Arya.

Ade Rai ungkap Perubahan fisik Arya Permana (Instagram @ade_rai)

Arya mengaku menjalani tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.

Ia hanya mengingat pesan Ade Rai yang ada di benaknya.

"Kata Om Ade, kalau olahraga jangan dijadikan paksaan," ungkapnya.

Selama diet, ia mengurangi konsumsi makanan yang mengandung minyak dan gula.

Ia juga mengaku sama sekali tidak mengonsumsi obat-obatan diet atau apa pun, bahkan puasa makan.

Berat badan 83 kilogram

Saat ini Arya sekolah di SMP Negeri 2 Pangkalan, Kabupaten Karawang.

Di sekolah, Arya bergabung dengan ekstrakurikuler basket. Ia rutin berlatih setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat.

Selain basket, Arya juga menyukai olahraga sepak bola dan renang.

Rokayah pun bersyukur dengan kondisi putranya saat ini semakin membaik.

"Alhamdulillah dari dulu kesulitan jalan dan mengeluh sesak, sekarang sehat bisa beraktivitas seperti biasa," katanya.

Rokayah mengatakan, rencananya Arya akan menjalani operasi kembali untuk menghilangkan lemak (gelambir) di dada.

Hanya saja, ia belum mengetahui kapan waktunya.

Transformasi Arya Permana setelah dilatih Ade Rai (Tribunstyle.com/ kolase KOMPAS.com/Reni Susanti & @Instagram/ade_rai)

"Nunggu kesiapan anaknya dan kabar dari dokter yang menangani," kata Rokayah.

Sementara itu, Ade Rai, binaragawan yang membantu Arya, mengatakan, kondisi Arya yang membaik karena pola perilaku Arya yang berubah, keluarga, dan dukungan medis.

"Saya sekadar memotivasi saja sebagai bagian dari orang-orang yang peduli akan perilaku sehat.

Terutama bicara dalam ikut berkontribusi mengurangi angka kelebihan berat badan yang selama ini menjadi kontributor penyakit kronis dan prematur kematian," kata Ade Rai.

Cerita Arya, menurut Ade, adalah pelajaran bagi masyarakat Indonesia agar anak-anak Indonesia memiliki keluarga yang mampu memengaruhi secara positif.

"Berat badan Arya turun hampir 110 kg.

Itu sangat menakjubkan," kata Ade Rai saat dihubungi Kompas.com, Kamis (23/1/2020).

Ade Rai menyebutkan, dirinya hanya berperan sebagai support system untuk Arya.

"Sebenarnya saya dan keluarga Arya itu support system.

Kita bersama-sama mendukung Arya supaya ia mempunyai pola hidup yang lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perjalanan Arya Permana Selama 4 Tahun Turunkan Berat Badan 109 Kilogram"

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perjalanan Arya Permana Selama 4 Tahun Turunkan Berat Badan 109 Kilogram"