Kecelakaan Sriwijaya Air

MISTERI Pemilik Cincin Kawin Tanpa Nama, Masih Utuh Menempel di Jari Manis Korban Sriwijaya Air

Editor: Galuh Palupi
Kombes Pol Dr.dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F dan foto kanan ilustrasi cincin kawin

dr Hastry melanjutkan, sikap yang dilakukan keluarga korban merupakan hal yang wajar, sebab, pihak keluarga hanya ingin jasad keluarganya ditemukan.

"Tak ada niat buruk, hanya ingin keluarganya dapet, karena rasa kesedihan, Wajar. Yang penting yaudah ini keluarga saya," terangnya.

Ia mengatakan, data yang didapat dari data post mortem ia cocokan dengan ante mortem yang diambil dari pihak keluarga.

Hingga kini memang belum diketahui siapa pemilik dari cincin kawin tersebut.

Ilustrasi penerbangan dalam kondisi cuaca kurang bersahabat (aircraftcompare.com)

Ahli Forensik ini kembali menerangkan, apa pun temuan yang ada bisa menjadi petunjuk identifikasi.

Selain itu, Denny Darko sempat bertanya kepada dr Sumy apakah pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ini terjadi secara cepat hingga membuat kondisi korban ditemukan dalam kondisi tak utuh.

"Dilihat dari serpihan dan body parts, itu kecepatannya luar biasa. Berarti bener-bener crash lewat hantaman air," terangnya.

Baca juga: Datang Lewat Mimpi, Pramugari Grislend Korban Sriwijaya Air SJ 182 Pulang ke Rumah Pakai Baju Putih

dr Sumy juga menjelaskan kalau menurutnya para korban tak merasakan sakit karena kejadian tabrakannya terjadi sangat cepat.

"Feeling saya dari pemeriksaan ini semua, mereka tak merasakan apa-apa. gak ada rasa sakit. Dengan kecepatan tinggi tak ada rasa, langsung meninggal. Saya pikir khusnul khotimah mereka semua karena tak merasakan sakit," ucap dr Sumy.

4 Korban Belum Teridentifikasi

Halaman
1234